Sangaji Suku Tabaru Maluku Utara Tolak Isu SARA

- Jurnalis

Jumat, 3 April 2026 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangaji Suku Tabaru Maluku Utara, Yoram Uang

Sangaji Suku Tabaru Maluku Utara, Yoram Uang

JAILOLO – Konflik antar kampung yang terjadi di beberapa desa di Kabupaten Halmahera Utara dan Halmahera Tengah, tidak ada kaitannya dengan isu SARA.

Itu murni kesalahpahaman atau faktor personal lainnya hingga mengarah ke konflik. Karena itu, dimintakan kepada oknum tertentu agar tidak mempolitisir masalah ini ke isu SARA.

“Kami menolak jika konflik ini dimanfaatkan oknum tertentu untuk mengarahkannya ke isu SARA,”tegas Sangaji Tabaru Maluku Utara, Yoram Uang, kepada media ini, Jumat (03/04/2026)

Baca Juga :  Pemkab Halbar Diminta Jaga Konsistensi RPJMD dan Perencanaan Tahunan RKPD

Masyarakat Maluku Utara kata Yoram, sudah lama hidup dalam bingkai persaudaraan antar satu suku dengan suku lain, antar satu agama dengan agama lain.

Karena itu, tidak dibenarkan untuk memainkan isu SARA dalam setiap konflik antar kampung.”Kita sudah lama hidup berdampingan dan tidak lagi membeda-bedakan. Jangan lagi ciptakan isu yang memecahbela persatuan dan persaudaraan kita,”tegasnya

Untuk masalah di Desa Bobane Jaya, Kecamatan Patani Barat, Halmahera Tengah, kita serahkan saja ke aparat kepolisian untuk segera mengusut dan mengungkap pelakunya

Baca Juga :  DPRD Rapat Bersama Camat dan Lurah Ternate Tengah, Fokus Evaluasi Data Bansos

“Mari kita menahan diri sambil menunggu proses hukum yang akan dilakukan pihak kepolisian untuk mengusut,” harapnya.

Tak hanya itu, Sangaji Suku Tabaru juga mengapresiasi langkah TNI Polri yang bergerak cepat meredam ketegangan antar warga. Kehadiran aparat keamanan ini telah memberikan rasa aman serta mencegah konflik tidak meluas.

Mari terus bersinergi untuk menjaga kedamaian di Maluku Utara. (red)

Berita Terkait

Ketua Umum Keluarga Besar Fagogoru Kota Ternate Kecam Pelaku Pembunuhan di Hutan Banemo
Jaga Kekhusyukan Ramadan, Masyarakat Lingkar Tambang Kawasi Tegas Larang Segala Bentuk Provokasi
Bertempat di Halmahera Barat, BPK Wilayah XXI Gelar Pekan Budaya Kota Rempah 2025
Tampil Memukau, Sila Safika Harumkan Nama Kepsul di Festival Tunas Bahasa
NHM Fasilitasi Keberangkatan Paduan Suara Valveles Angelous Voice ke NICFF 2025
Warga Ibu-Loloda Nikmati Jaringan 4G, Bupati James Apresiasi PT Telkomsel
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 19:24 WIB

Sangaji Suku Tabaru Maluku Utara Tolak Isu SARA

Jumat, 3 April 2026 - 15:15 WIB

Ketua Umum Keluarga Besar Fagogoru Kota Ternate Kecam Pelaku Pembunuhan di Hutan Banemo

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:39 WIB

Jaga Kekhusyukan Ramadan, Masyarakat Lingkar Tambang Kawasi Tegas Larang Segala Bentuk Provokasi

Sabtu, 15 November 2025 - 16:16 WIB

Bertempat di Halmahera Barat, BPK Wilayah XXI Gelar Pekan Budaya Kota Rempah 2025

Sabtu, 8 November 2025 - 20:00 WIB

Tampil Memukau, Sila Safika Harumkan Nama Kepsul di Festival Tunas Bahasa

Berita Terbaru

Sangaji Suku Tabaru Maluku Utara, Yoram Uang

Budaya

Sangaji Suku Tabaru Maluku Utara Tolak Isu SARA

Jumat, 3 Apr 2026 - 19:24 WIB