Front Marhaenis Desak Kejari Sanana Periksa Kadis PUPR

- Jurnalis

Senin, 10 November 2025 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Front Marhaenis di Depan Kantor Kejaksaan Negeri Sanana

Aksi Front Marhaenis di Depan Kantor Kejaksaan Negeri Sanana

SANANA, (JaringanMalut.id) – Sejumlah pemuda mahasiswa yang tergabung dalam Front Marhaenis menggelar aksi unjukrasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Sula, Senin (10/11/2025)

Mereka mendesak Kejari segera memeriksa Kepala Dinas PUPR Pemkab Kepsul, Jainudin Umaternate dalam proyek jalan sentra perkebunan Senihaya-Modapuhi 2023 yang diduga fiktif.

“Sudah tiga bulan ditangani kejaksaan, proyek yang dikerjakan CV Sumber Barakat Utama (SBU) degan nilai Rp 5,2 miliar itu tidak ada progres”tegas Ketua GMNI Kepsul, Rifki Leko dalam orasinya

Baca Juga :  After Badger Buries Entire Cow Carcass, Scientists Go to the Tape

Rifki mengatakan, dari total anggaran Rp 5,2 miliar itu  telah dilakukan pencarian 30 persen atau Rp 1,3 miliar, tetapi tidak dikerjakan.

Sementara Wakil Ketua Gerakan Pemuda Marhaenis, Mulawarman Buamona dalam orasinya  menyayangkan keterlambatan penetapan Jainidin sebagai tersangka

Keterlambatan ini mengundang ragam spekulasi liar di publik Kepulaun Sula. Mulawarman juga meyentil kasus kerusakan jalan Fatkauyon–Waigai yang dikerjakan PT Mega Seribu Perkasa pada awal 2023 dengan nilai kontrak Rp11,39 miliar, yang kini sudah  rusak parah.

Baca Juga :  RITD Desa Tuada Sukses Olah Udang Vaname Dalam Dua Varian Rasa

“Akses jalan yang seharusnya menjadi penunjang aktivitas antar desa dan memudahkan masyarakat ke kebun dan sebagainya kini rusak parah dan tidak dapat dirasakan manfaatnya sama sekali,”tegasnya

Karena itu, Aparat Penegak Hukum (APH) diminta menelusuri dan menindak tegas, jika terdapat penyelewengan yang dilakukan atas pekerjaan jalan Fatkauyon – Waigai

“Kami akan melakukan aksi unjukrasa degan jumlah massa yang lebih besar jika tuntutan yang disampaikan tidak ditindaklanjuti,”pungkasnya. (ari/red)

Berita Terkait

Kuasa Hukum Pelapor Diingatkan Tidak Asal Tuduh, Julkifli: Bukti Petunjuk Juga Mengarah ke Kerabat Pelapor
Polres Ternate Tangani Kasus Meninggalnya Mahasiswa di Kelurahan Sasa
Pria Asal Halmahera Utara Ditemukan Meninggal Terapung di Pantai Falajawa Ternate
Tiga Rumdis Hakim Tinggi PTA Maluku Utara Dibobol Maling
Massa IMM–GMNI–GPM dan Warga Umaloya Geruduk Kejari Sula: Tuntut Kejelasan Kematian Tahanan
Tak Diizinkan Berobat, Seorang Tahanan Jaksa di Sula Meninggal Dunia
After Badger Buries Entire Cow Carcass, Scientists Go to the Tape
Why You Shouldn’t Walk on Escalators
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 12:12 WIB

Kuasa Hukum Pelapor Diingatkan Tidak Asal Tuduh, Julkifli: Bukti Petunjuk Juga Mengarah ke Kerabat Pelapor

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:04 WIB

Polres Ternate Tangani Kasus Meninggalnya Mahasiswa di Kelurahan Sasa

Minggu, 21 Desember 2025 - 13:33 WIB

Pria Asal Halmahera Utara Ditemukan Meninggal Terapung di Pantai Falajawa Ternate

Kamis, 27 November 2025 - 15:20 WIB

Tiga Rumdis Hakim Tinggi PTA Maluku Utara Dibobol Maling

Rabu, 19 November 2025 - 17:24 WIB

Massa IMM–GMNI–GPM dan Warga Umaloya Geruduk Kejari Sula: Tuntut Kejelasan Kematian Tahanan

Berita Terbaru