HALBAR – Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Pemkab Halmahera Barat, diminta segera mencari solusi untuk menyelesaikan kelangkaan minyak tanah di Desa Idamdehe dan Idamdehe Gamsungi Kecamatan Jailolo.
Pasalnya, kedua desa tersebut hingga kini belum terlayani dengan baik, khusus minyak tanah bersubsidi. Masalahnya, karena belum ada pangkalan khusus untuk melayani kebutuhan dua desa.
Olehnya itu, Disperindagkop selaku instansi teknis diminta segera mencari solusi agar warga dua desa ini juga mendapatkan minyak tanah dengan mudah. Salah satunya, menempatkan satu pangkalan khusus untuk melayani dua desa
“Karena belum adanya pangkalan ini, maka untuk memenuhi kebutuhan, warga membeli di desa tetangga. Itupun jatah yang diberikan sangat terbatas,”tegas Albert Hama, Anggota DPRD Halbar kepada media ini, Senin (12/05/2025)
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengungkapkan, jika informasi penambahan 20 pangkalan baru yang sudah di SK kan Bupati, James Uang itu benar adanya, maka Disperindagkop bisa menginisiasi agar wilayah Jailolo itu, satu pangkalan ditempatkan untuk melayani Desa Idamdehe dan Idamdehe Gamsungi
“Ini dimaksudkan untuk mempermudah pelayanan minyak tanah di dua desa tersebut,”jelas Albert. (met/JM)


















