Bahas Aset Daerah, KPK Rapat Bersama Pemkab Halbar

- Jurnalis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Halmahera Barat, Djufri Muhamad

Wakil Bupati Halmahera Barat, Djufri Muhamad

JAILOLO, (JaringanMalut.id) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar zoom meeting dengan Pemkab Halmahera Barat di ruang zoom meeting kantor bupati, Kamis (28/08/2025)

Rapat yang diikuti Wakil Bupati, Djufri Muhamad, didampingi Sekretaris Daerah, Julius Marau dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) itu, membicarakan terkait penataan aset di Pemkab Halmahera Barat

“Dalam rapat tadi, kami pemerintah daerah berkomitmen menuntaskan sertifikasi seluruh aset milik Pemkab paling lambat tahun 2029. Target ini lebih cepat setahun dari rencana semula 2030, setelah adanya dorongan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),”ujar wabup, Djufri Muhamad usai pertemuan bersama Satgas Wilayah V KPK

Baca Juga :  Jalin Kemitraan, Kasat Reskrim Polres Halbar dan Wartawan Gelar Coffe Break

Tahun ini target 50 bidang, tahun depan ditingkatkan lagi, hingga semua aset daerah tuntas pada 2029. Orang nomor dua i Pemkab Halbar ini mengatakan, lebih 400 aset milik daerah, baru sekitar 100 bidang yang sudah bersertifikat.

Sementara 342 aset lainnya, termasuk tanah dan bangunan, belum tersertifikasi. Khusus untuk aset pendidikan, seperti PAUD, TK, SD, dan SMP, baru sekitar 20 persen yang sudah memiliki sertifikat.

Baca Juga :  Taklukkan PST Esamoi, Persito FC Melaju ke Babak 8 Besar

Untuk mempercepat penataan, pemerintah daerah telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN). Tahun ini, pemerintah daerah menargetkan penyelesaian sertifikasi 50 bidang tanah melalui anggaran Bagian Tata Pemerintahan.

“BPN juga menyatakan siap bekerja sama. Kami segera membentuk Satgas yang akan menyusun rencana kerja empat bulan ke depan,” jelasnya. (met/JM)

Berita Terkait

Komisi I DPRD Halbar Minta Bupati Segera Terbitkan dan Serahkan SK PPPK Paruh Waktu
RDP Komisi I DPRD Disepakati Tiga Poin Penyelesaian Polemik Desa Tosoa
Longsor di Kelurahan Maliaro Ancam Pemukiman Warga
Ibnu: TAPD Terkesan Abaikan Hasil Evaluasi Gubernur
DPRD Halbar Setujui Perubahan Nomenklatur BP3D Menjadi Bapperida
RITD Desa Tuada Sukses Olah Udang Vaname Dalam Dua Varian Rasa
Kerja Ekstra Tim Telkom Sofifi-Jailolo, Jaringan 4G Ibu-Loloda Kembali Aktif
Bupati James Tetapkan Halmahera Barat Darurat Bencana
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:18 WIB

Komisi I DPRD Halbar Minta Bupati Segera Terbitkan dan Serahkan SK PPPK Paruh Waktu

Senin, 19 Januari 2026 - 21:48 WIB

RDP Komisi I DPRD Disepakati Tiga Poin Penyelesaian Polemik Desa Tosoa

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:58 WIB

Longsor di Kelurahan Maliaro Ancam Pemukiman Warga

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:55 WIB

Ibnu: TAPD Terkesan Abaikan Hasil Evaluasi Gubernur

Senin, 12 Januari 2026 - 15:43 WIB

DPRD Halbar Setujui Perubahan Nomenklatur BP3D Menjadi Bapperida

Berita Terbaru