Cuaca Ekstrem, Pelayanan Pelabuhan Jailolo Diberlakukan Sistem Buka Tutup

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor UPP Kelas III Jailolo, Rosihan Gamtjim

Kepala Kantor UPP Kelas III Jailolo, Rosihan Gamtjim

JAILOLO, (JaringanMalut.id) – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Jailolo, memberlakukan sistem buka tutup dalam pelayanan penyeberangan.

Hal ini dilakukan karena berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maluku Utara, perairan Jailolo dan sebagian wilayah di Halmahera Barat, juga harus diwaspadai.

Ini karena potensi curah hujan lebat disertai angin kencang dan ketinggian gelombang masih akan terjadi di perairan Jailolo-Ternate.”Atas dasar itulah, kami berlakukan sistem buka tutup. Artinya, kalau cuaca memungkinkan, kami akan keluarkan izin untuk berlayar. Begitupun sebaliknya,”ujar Kepala KUPP Kelas III Jailolo, Rosihan Gamtjim, Rabu (08/10/2025)

Baca Juga :  Talud Rusak, Sejumlah Kios Warga Bastiong Karance Kena Imbas

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Apalagi, perairan Jailolo-Ternate yang sudah banyak memakan korban.

“Karena itu, kepada nahkoda maupun ABK Speedboat dan kapal yang berangkat dari Pelabuhan Jailolo, Matui, Bataka, Kedi, Pelabuhan Penyeberangan Sidangoli dan Pelabuhan Payo, agar tetap patuh pada sistem yang diberlakukan. Kami tetap awasi dan mengecek ketersediaan alat keselamatan penumpang, jika armada tersebut diizinkan berlayar,”tegasnya

Baca Juga :  Hasil Koordinasi BMKG, Perairan Halmahera Barat Aman, Rosihan: Dibuka Pelayanan Kapal di Atas 35 GT

Selain nahkoda dan ABK, para calon penumpang juga diminta tidak memaksakan kehendak untuk berlayar, jika kondisinya tidak memungkinkan.”Harapan kami, kita harus bekerjasama sebagai langkah ikhtiar untuk keselamatan kita bersama,”harapnya. (met/JM)

Berita Terkait

Komisi I DPRD Halbar Minta Bupati Segera Terbitkan dan Serahkan SK PPPK Paruh Waktu
RDP Komisi I DPRD Disepakati Tiga Poin Penyelesaian Polemik Desa Tosoa
Longsor di Kelurahan Maliaro Ancam Pemukiman Warga
Ibnu: TAPD Terkesan Abaikan Hasil Evaluasi Gubernur
DPRD Halbar Setujui Perubahan Nomenklatur BP3D Menjadi Bapperida
RITD Desa Tuada Sukses Olah Udang Vaname Dalam Dua Varian Rasa
Kerja Ekstra Tim Telkom Sofifi-Jailolo, Jaringan 4G Ibu-Loloda Kembali Aktif
Bupati James Tetapkan Halmahera Barat Darurat Bencana
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:18 WIB

Komisi I DPRD Halbar Minta Bupati Segera Terbitkan dan Serahkan SK PPPK Paruh Waktu

Senin, 19 Januari 2026 - 21:48 WIB

RDP Komisi I DPRD Disepakati Tiga Poin Penyelesaian Polemik Desa Tosoa

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:58 WIB

Longsor di Kelurahan Maliaro Ancam Pemukiman Warga

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:55 WIB

Ibnu: TAPD Terkesan Abaikan Hasil Evaluasi Gubernur

Senin, 12 Januari 2026 - 15:43 WIB

DPRD Halbar Setujui Perubahan Nomenklatur BP3D Menjadi Bapperida

Berita Terbaru