Harita Nickel Raih Penghargaan Kontribusi Bidang Pendidikan dan Kesehatan

- Jurnalis

Senin, 27 Oktober 2025 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirut Harita Nickel Bersama Komisaris Utama Saat Menerima Penghargaan Subroto 2025

Dirut Harita Nickel Bersama Komisaris Utama Saat Menerima Penghargaan Subroto 2025

JAKARTA, (JaringanMalut.id) – Harita Nickel memenangkan dua kategori dalam ajang Penghargaan Subroto 2025 untuk kategori pendidikan dan kesehatan yang diselenggarakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Jakarta, Jumat (24/10/2025).

Pencapaian ini menjadi bentuk pengakuan atas komitmen dan kontribusi Harita Nickel dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya, khususnya di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Direktur Utama Harita Nickel, Roy Arman Arfandy, mengatakan penghargaan ini merupakan bukti nyata komitmen perusahaan terhadap praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

“Kami percaya bahwa keberlanjutan hanya dapat tercapai apabila perusahaan dan masyarakat tumbuh bersama,”ujarnya.

Penghargaan yang diraih itu, yakni program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat terinovatif komoditas mineral kategori pendidikan untuk inisiatif rumah belajar komunitas, serta program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat terinovatif  komoditas mineral kategori kesehatan untuk program Soligi Zero Stunting.

Kedua program tersebut dijalankan oleh unit bisnis PT Gane Tambang Sentosa dan PT Gane Permai Sentosa.

Rumah Belajar Komunitas bertujuan meningkatkan kemampuan literasi anak-anak di Desa Gambaru, Desa Ocimaloleo, dan Desa Fluk melalui metode belajar yang menyenangkan dan partisipasi aktif masyarakat.

Baca Juga :  Keluarga FAGOGORU Halmahera Barat Terbentuk

Sementara Soligi Zero Stunting merupakan program pengentasan stunting di Desa Soligi yang mengedepankan pendekatan terpadu dengan menyediakan layanan kesehatan, pelatihan kader posyandu, serta edukasi gizi berbasis pangan lokal.

Hingga pertengahan 2025 kata Roy Arman Arfandy, program ini berhasil menurunkan angka stunting di Desa Soligi secara signifikan. Sebanyak 21 dari 25 anak berhasil keluar dari status stunting.

Penghargaan Subroto merupakan ajang penghargaan tertinggi di sektor energi dan sumber daya mineral yang diikuti lebih dari 3.400 badan usaha pertambangan di Indonesia.

Proses penilaian dilakukan secara ketat oleh Direktorat Pembinaan dan Pengusahaan Mineral, Ditjen Minerba bersama akademisi dan praktisi, yang  mencakup tujuh aspek utama mulai dari inovasi hingga keberlanjutan program.

Harita Nickel senantiasa berkomitmen untuk menerapkan praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan mendorong pembangunan berkelanjutan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat di Pulau Obi.

Baca Juga :  Ibnu: TAPD Terkesan Abaikan Hasil Evaluasi Gubernur

Tentang Harita Nickel

PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel merupakan bagian dari Harita Group yang mengoperasikan pertambangan dan pemrosesan nikel terintegrasi berkelanjutan di Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Selain IUP Pertambangan, perusahaan sejak 2017 telah memiliki pabrik peleburan (smelter) nikel saprolit dengan teknologi Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) dan sejak 2021 juga memiliki fasilitas pengolahan dan pemurnian (refinery) nikel limonit dengan teknologi High Pressure Acid Leaching (HPAL) di wilayah operasional yang sama.

Kedua fasilitas tersebut hadir untuk mendukung amanat hilirisasi dari pemerintah Indonesia.

Harita Nickel menjadi pionir di Indonesia dalam pengolahan dan pemurnian nikel limonit (kadar rendah) dengan teknologi HPAL. Teknologi ini mampu mengolah nikel limonit yang sebelumnya tidak dimanfaatkan, menjadi produk bernilai strategis berupa Mixed Hydroxide Precipitate (MHP).

Dengan teknologi yang sama, MHP sebagai intermediate product telah berhasil diolah menjadi produk akhir berupa Nikel Sulfat (NiSo4) yang merupakan material inti pembuatan katoda sumber energi baru, yaitu baterai kendaraan listrik. (met/JM)

Berita Terkait

DPD KNPI Malut Serahkan SK Kepengurusan KNPI Halmahera Barat
BKAD Halbar Gelar Bimtek Penyusunan Laporan Keuangan SKPD 2025
Pimpin DPD PAN Halbar, Dasril: Fokus Konsolidasi dan Penguatan Struktur Partai
Mandi di Kali Rawabadak, Bocah 10 Tahun Diterkam Buaya
Wujudkan Halbar Berdering, Pemkab Halbar dan Telkomsel Resmikan 15 Tower BTS
Aplikasi Usulan PPPK Paruh Waktu Dibuka, Wabup Beri Support Staf BKD Tuntaskan Penginputan
DPRD Malut Apresiasi Komitmen Harita Nickel untuk Sejahterakan Masyarakat Pulau Obi
Seorang IRT Terjatuh ke Barangka Saat Mencuci Piring
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:09 WIB

DPD KNPI Malut Serahkan SK Kepengurusan KNPI Halmahera Barat

Selasa, 23 Desember 2025 - 13:32 WIB

BKAD Halbar Gelar Bimtek Penyusunan Laporan Keuangan SKPD 2025

Senin, 22 Desember 2025 - 19:30 WIB

Pimpin DPD PAN Halbar, Dasril: Fokus Konsolidasi dan Penguatan Struktur Partai

Rabu, 17 Desember 2025 - 18:34 WIB

Mandi di Kali Rawabadak, Bocah 10 Tahun Diterkam Buaya

Selasa, 16 Desember 2025 - 06:45 WIB

Wujudkan Halbar Berdering, Pemkab Halbar dan Telkomsel Resmikan 15 Tower BTS

Berita Terbaru