Pembangunan Infrastruktur di Halbar Butuh Intervensi Pusat, Bupati James Minta Perhatian Serius DPR RI

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Halbar, James Uang, Dalam Pertemuan Bersama Komisi V DPR RI

Bupati Halbar, James Uang, Dalam Pertemuan Bersama Komisi V DPR RI

TERNATE – Kunjungan kerja Komisi V DPR RI ke Provinsi Maluku Utara, menjadi momentum strategis bagi Bupati Halmahera Barat, James Uang, untuk menyampaikan sejumlah problem pembangunan di bidang infrastruktur

Hal ini menjadi perhatian serius, mengingat dengan keterbatasan anggaran yang dialami Halmahera Barat, tak mampu menangani sejumlah problem pembangunan.

Mulai dari infrastruktur jalan, jembatan, penanganan pasca banjir di wilayah Kecamatan Ibu, penataan kawasan Festival Teluk Jailolo (FTJ) serta penataan Pelabuhan Jailolo

Untuk infrastruktur jalan yang kondisinya rusak parah 150,23 kilometer, rusak ringan 121,43 kilometer serta yang kondisinya masih baik 240,34 kilometer.

Baca Juga :  Tim Verifikasi Simpulkan Pengelolaan Kawasan Blok Kencana NHM Sesuai Izin

Sementara, khusus ruas jalan kabupaten 512 kilometer dengan rincian rusak berat, ringan dan yang kondisinya masih dianggap baik

“Dari sejumlah permasalahan ini, sudah saya sampaikan secara resmi dalam pertemuan kepala daerah bersama Komisi V DPR RI di Gamalama Ballroom Bela Hotel Ternate, Rabu (22/04/2026).

Bahkan, untuk infrastruktur jalan, saya sampaikan, jika penanganannya hanya dari APBD, maka itu membutuhkan waktu yang lama. Kami butuh intervensi pemerintah pusat melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD),” ujar bupati kepada media ini usai pertemuan

Baca Juga :  Pemda Halbar dan DPRD Tandatangani Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD 2026

Penyampaian orang nomor satu di Pemkab Halmahera Barat ini, direspons baik oleh Komisi V DPR RI yang dipimpin langsung, Irene Yusiana Roba Putri, wakil rakyat asal Halmahera Barat, Maluku Utara.

“Jadi timnya Ibu Irene ini sudah berkomitmen, setelah kembali ke Jakarta, akan menggelar pertemuan dengan kementerian yang menjadi mitra kerja Komisi V DPR RI

Tak hanya itu, mereka juga akan mengundang para kepala daerah dan Bappeda se Maluku Utara untuk merumuskan kebijakan selanjutnya,” ungkap James. (red)

Berita Terkait

DPRD Halmahera Barat Sahkan Dua Ranperda Inisiatif
Raih Predikat Pengelolaan TKD Terbaik, Chuzaemah Apresiasi Kinerja Jajaran BKAD
Camat Loloda Tengah Jalankan Program ‘Menyapa Desa’, Perkuat Sinergi Wujudkan Visi Pembangunan Halbar
Tahun Ini BPN Halbar Target Tuntaskan 3500 Sertifikasi Tanah
Komisi I DPRD Halbar Sambut Baik Wacana PPPK Penuh Waktu Diangkat jadi PNS
Produksi Beras Taboso Tembus 4,5 Ton, Fasilitator Dorong Hilirisasi dan Panen Bertahap
Ajakan Raffi Wadja Berkelahi dengan Arianto Bobangu, Munculkan Ketersinggungan Masyarakat Tabaru
Akademisi UMMU Tanggapi Sikap IDI Malut, Nofrizal: Persoalan Itu Harus Dibaca Proporsional
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:55 WIB

DPRD Halmahera Barat Sahkan Dua Ranperda Inisiatif

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:44 WIB

Camat Loloda Tengah Jalankan Program ‘Menyapa Desa’, Perkuat Sinergi Wujudkan Visi Pembangunan Halbar

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:45 WIB

Tahun Ini BPN Halbar Target Tuntaskan 3500 Sertifikasi Tanah

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:38 WIB

Komisi I DPRD Halbar Sambut Baik Wacana PPPK Penuh Waktu Diangkat jadi PNS

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:08 WIB

Produksi Beras Taboso Tembus 4,5 Ton, Fasilitator Dorong Hilirisasi dan Panen Bertahap

Berita Terbaru

Paripurna Pengesahan Ranperda Inisiatif DPRD

Daerah

DPRD Halmahera Barat Sahkan Dua Ranperda Inisiatif

Rabu, 22 Jul 2026 - 23:55 WIB