Rakor Bidang Pangan, Wabup Halbar “Curhat” Lemahnya Fiskal Daerah

- Jurnalis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Halbar, Djufri Muhamad Berbincang Bersama Wamendagri

Wabup Halbar, Djufri Muhamad Berbincang Bersama Wamendagri

HALBAR – Wakil Bupati Halmahera Barat, Maluku Utara, Djufri Muhamad, menyampaikan beberapa hal prioritas yang dialami Halmahera Barat dalam Rakor Bidang Pangan yang dihadiri Menko Pangan, Zulkifli Hasan, Menteri Desa PDT, Yandri Susanto dan Wamendagri, Bima Arya Sugiarto, di Bella Hotel Ternate, Rabu (05/08/2026)

Poin yang disampaikan, terkait kondisi fiskal daerah akibat dipangkasnya TKDD dari pemerintah pusat yang menyebabkan banyak program pemerintah daerah tidak berjalan efektif. Seperti, penanggulangan kemiskinan, stunting, infrastruktur pendidikan, kesehatan ( termasuk BPJS) dan lainnya.

Akibat lemahnya fiskal daerah, Pemerintah Daerah Halmahera Barat kesulitan dalam pembayaran hak-hak Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk PPPK Paruh Waktu, kesulitan memfasilitasi kegiatan Kopdes Merah Putih, pengawasan MBG, serta upaya menjaga stabilitas inflasi

Baca Juga :  Warga Ibu-Loloda Nikmati Jaringan 4G, Bupati James Apresiasi PT Telkomsel

” Melalui Menko Pangan, saya menyampaikan harapan agar dalam alokasi tambahan insentif Fiskal yang dijanjikan Presiden, Halbar diprioritaskan karena merupakan salah satu daerah yang kesulitan keuangan.

Saya juga menyampaikan, di 2026 ini APBD Halbar hanya Rp 830 miliar lebih, sehingga membuat Menko Pangan, Mendes PDT dan Wamendagri terkejut,” ujar wabup

Poin lain yang disampaikan, yakni Halmahera Barat merespons positif dan siap menerima terkait program tambahan ketahanan Pangan Desa Nelayan, dan yang terbaru adalah Budidaya ikan tematik.

Baca Juga :  Haji Robert Antar Anak Yatim Raih Karier Internasional

Program tersebut akan berjalan tahun ini yakni, setiap desa yang menyediakan lahan 1000M2 akan mendapatkan kucuran dana Rp 1,2 hingga Rp 1,5 miliar.

” Dari beberapa poin yang disampaikan itu, direspons baik kementerian, karena menurut mereka hal serupa juga dikeluhkan sejumlah daerah, sehingga sudah menjadi atensi pemerintah pusat untuk dibicarakan kembali,” ujar wabup

Hadir mendampingi Wabup dalam Rakor ini, Ketua Komisi I DPRD Halbar, Yoram Uang, Kepala DPMPD, Fadli Husen, Camat Jailolo, Sahu, Sahu Timur, Camat Ibu, Camat Jailolo Selatan dan Camat Ibu Selatan. (red)

Berita Terkait

November, Penataan Kawasan Festival Teluk Jailolo Ditenderkan
Pemkab Halbar Hibahkan Dua Aset Pelabuhan ke KUPP Jailolo
Tindak Lanjut Program Pusat, Bupati James Serahkan Bantuan Bibit Jagung kepada Kelompok Tani
Pemkab Halbar Rancang Kawasan Ekonomi Terintegrasi “Jailolo Front”, Survei dan Sikronisasi Mulai Dilakukan
Bupati James Respons Baik Wacana Guru PPPK Ditarik jadi Pegawai Pusat
Tabrakan Kapal di Pelabuhan Jailolo, Manajemen KM Permata Obi Siap Ganti Kerusakan Materil
Irup Penurunan Bendera, Wabup Apresiasi Upaya dan Kerja Keras Anggota Paskibraka
Irup HUT Kemerdekaan, Bupati James Minta Pusat Lebih Peduli Daerah
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 16:06 WIB

November, Penataan Kawasan Festival Teluk Jailolo Ditenderkan

Rabu, 16 September 2026 - 15:05 WIB

Pemkab Halbar Hibahkan Dua Aset Pelabuhan ke KUPP Jailolo

Selasa, 15 September 2026 - 10:50 WIB

Tindak Lanjut Program Pusat, Bupati James Serahkan Bantuan Bibit Jagung kepada Kelompok Tani

Senin, 14 September 2026 - 12:23 WIB

Pemkab Halbar Rancang Kawasan Ekonomi Terintegrasi “Jailolo Front”, Survei dan Sikronisasi Mulai Dilakukan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Bupati James Respons Baik Wacana Guru PPPK Ditarik jadi Pegawai Pusat

Berita Terbaru

Penandatanganan Penyerahan Aset Oleh Pemkab Halbar Kepada KUPP Jailolo

Daerah

Pemkab Halbar Hibahkan Dua Aset Pelabuhan ke KUPP Jailolo

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:05 WIB