HALBAR – Turnamen Sepak Bola KNPI Cup I Usia Dini yang berlangsung di Lapangan Sasadu Lamo Desa Acango, Kecamatan Jailolo, resmi berakhir, Sabtu (19/09/2026).
Ketua DPD KNPI Halbar, Ismail Buamona mengatakan, turnamen kategori usia 9 – 12 tahun yang digagas KNPI Halbar ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi sepak bola usia dini, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter, sportivitas, disiplin, serta pengembangan minat dan bakat anak-anak di bidang olahraga.
” Berakhirnya KNPI Cup I ini bukan berarti perhatian terhadap pembinaan sepak bola usia dini di Halmahera Barat juga berakhir,” ujar Ismail dalam sambutannya
Menurutnya, kompetisi tersebut merupakan langkah awal untuk membangun ekosistem pembinaan olahraga yang lebih konsisten dan berkelanjutan.
“Bagi kami, KNPI Cup I bukan hanya tentang siapa yang menang dan siapa yang menjadi juara. Yang paling penting adalah anak-anak mendapatkan pengalaman, belajar sportivitas, disiplin, kerja sama, dan keberanian sejak usia dini,” ungkapnya
Potensi sepak bola di Halmahera Barat harus mulai dibangun sejak usia dini. Karena itu, diperlukan ruang kompetisi yang sehat dan terarah agar anak-anak memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan mereka.
“Generasi emas tidak lahir secara tiba-tiba. Mereka dibentuk dari proses yang panjang. Hari ini mereka bermain di lapangan, belajar menang dan kalah, belajar menghargai lawan, dan belajar bekerja sama. Nilai-nilai itulah yang jauh lebih penting,” harapnya
KNPI berharap, kegiatan seperti ini menjadi agenda pembinaan yang terus dikembangkan pada tahun-tahun mendatang dengan cakupan peserta dan dukungan yang lebih luas.
“Ini adalah awal. Kami ingin KNPI Cup menjadi ruang yang terus hadir untuk anak-anak Halmahera Barat. Bukan hanya mencari juara, tetapi untuk mencari dan membentuk talenta serta karakter generasi muda,” harap Ismail
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian pertandingan, meninggalkan pesan bahwa pembangunan generasi muda tidak hanya dilakukan melalui ruang pendidikan formal, tetapi juga melalui olahraga, kompetisi, dan pengalaman yang membentuk karakter sejak usia dini.
Ismail juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim peserta, para pelatih, orangtua, panitia, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan KNPI Cup I hingga berakhir.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mengambil bagian dalam kegiatan ini. Kepada anak-anak yang bertanding, tetap semangat. Jangan berhenti berlatih hanya karena turnamen telah selesai. Jadikan pengalaman dari KNPI Cup ini sebagai bagian dari perjalanan kalian,” ucapnya. (red)

















