November, Penataan Kawasan Festival Teluk Jailolo Ditenderkan

- Jurnalis

Rabu, 16 September 2026 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas PUPR Pemkab Halmahera Barat, Fachlis Sangkali

Kepala Dinas PUPR Pemkab Halmahera Barat, Fachlis Sangkali

HALBAR– Penataan Kawasan Festival Teluk Jailolo (FTJ) ditenderkan November 2026 mendatang. Ini dilakukan karena seluruh proses administrasi dan dokumen perencanaan kegiatan sudah diselesaikan sesuai tahapan yang dipersyaratkan.

Awalnya, proyek penataan kawasan FTJ direncanakan tendernya pada 2025 lalu. Hanya saja, saat tahapan pelaksanaan, ada efisiensi anggaran di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum yang berdampak pada penundaan sejumlah program, termasuk rencana penataan kawasan FTJ.

Selanjutnya, kegiatan tersebut kembali direncanakan untuk dilaksanakan Juni 2026. Tetapi, kondisi keuangan Kementerian Pekerjaan Umum saat itu belum memungkinkan untuk pelaksanaan proses tender sehingga kegiatan kembali ditunda.

Baca Juga :  Motiloa Open Tournament II Kembali Dihelat, Total Hadiah Rp200 Juta

” Penundaan ini bukan disebabkan oleh tidak adanya perencanaan ataupun kelalaian dari Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat. Seluruh dokumen perencanaan telah tuntas dan siap ditindaklanjuti ketika dukungan anggaran tersedia,” ujar Kepala Dinas PUPR Pemkab Halbar, Fachlis Sangkali, Rabu (16/09/2026)

Pemerintah daerah terus berkoordinasi secara intensif dengan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW/BPBPK) untuk memastikan program tersebut tetap berjalan. Berdasarkan hasil koordinasi terakhir, pelaksanaan tendernya direncanakan November 2026 mendatang

Meski demikian, pihak balai meminta dilakukan survei ulang harga bahan dan material di Provinsi Maluku Utara. Langkah ini diperlukan karena telah terjadi kenaikan harga berbagai bahan konstruksi dibandingkan dengan harga yang digunakan dalam perencanaan tahun 2025.

Baca Juga :  DPD Abpednas Malut Nilai APIP Kepsul Lemah dalam Pengawasan

Hasil survei tersebut akan menjadi dasar reviu dan penyesuaian kembali terhadap nilai pekerjaan agar sesuai kondisi riil di lapangan.

” Kami memahami harapan masyarakat terhadap percepatan pembangunan kawasan FTJ sebagai salah satu icon pariwisata Halmahera Barat. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus mengawal program ini hingga dapat direalisasikan dan akan menyampaikan perkembangan terbaru kepada masyarakat secara terbuka dan transparan,” ujarnya. (red)

 

Berita Terkait

Pemkab Halbar Hibahkan Dua Aset Pelabuhan ke KUPP Jailolo
Tindak Lanjut Program Pusat, Bupati James Serahkan Bantuan Bibit Jagung kepada Kelompok Tani
Pemkab Halbar Rancang Kawasan Ekonomi Terintegrasi “Jailolo Front”, Survei dan Sikronisasi Mulai Dilakukan
Bupati James Respons Baik Wacana Guru PPPK Ditarik jadi Pegawai Pusat
Tabrakan Kapal di Pelabuhan Jailolo, Manajemen KM Permata Obi Siap Ganti Kerusakan Materil
Irup Penurunan Bendera, Wabup Apresiasi Upaya dan Kerja Keras Anggota Paskibraka
Irup HUT Kemerdekaan, Bupati James Minta Pusat Lebih Peduli Daerah
DPRD dan Pemda Halmahera Barat Tandatangani Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD 2027
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 16:06 WIB

November, Penataan Kawasan Festival Teluk Jailolo Ditenderkan

Rabu, 16 September 2026 - 15:05 WIB

Pemkab Halbar Hibahkan Dua Aset Pelabuhan ke KUPP Jailolo

Selasa, 15 September 2026 - 10:50 WIB

Tindak Lanjut Program Pusat, Bupati James Serahkan Bantuan Bibit Jagung kepada Kelompok Tani

Senin, 14 September 2026 - 12:23 WIB

Pemkab Halbar Rancang Kawasan Ekonomi Terintegrasi “Jailolo Front”, Survei dan Sikronisasi Mulai Dilakukan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Bupati James Respons Baik Wacana Guru PPPK Ditarik jadi Pegawai Pusat

Berita Terbaru

Penandatanganan Penyerahan Aset Oleh Pemkab Halbar Kepada KUPP Jailolo

Daerah

Pemkab Halbar Hibahkan Dua Aset Pelabuhan ke KUPP Jailolo

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:05 WIB