Bupati James Respons Baik Wacana Guru PPPK Ditarik jadi Pegawai Pusat

- Jurnalis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Halmahera Barat, Maluku Utara, James Uang

Bupati Halmahera Barat, Maluku Utara, James Uang

HALBAR – Wacana Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menarik Guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi pegawai pusat, direspons baik Bupati Halmahera Barat, James Uang.

Menurutnya, jika wacana ini diseriusi dan dilaksanakan, tentu semua hak-hak Guru PPPK ini tidak lagi dibebankan ke APBD, sehingga daerah masih memiliki ruang fiskal untuk membiayai dan menyelesaikan program-program pro rakyat yang selama ini terkendala.

” Di tengah tekanan fiskal seperti saat ini, selaku kepala daerah, saya merespons baik wacana tersebut,” ujar James, usai memimpin upacara HUT Kemerdekaan RI ke-81, Senin (17/08/2026)

Baca Juga :  Polres Ternate Selidiki Temuan Mayat Laki-Laki di Kelurahan Gambesi

Respons yang sama juga disampaikan Ketua Komisi I DPRD Halbar, Yoram Uang. Menurutnya, wacana tersebut menjadi keinginan semua daerah di tengah himpitan fiskal yang terjadi saat ini.

” Kami sangat mendukung dan berterima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Kemendagri dan Kemenpan-RB yang sudah merespons keluhan daerah,” ujar Ketua Komisi I DPRD Halbar ini

Selain itu, ada wacana pengangkatan PPPK Penuh Waktu menjadi PNS dan PPPK Paruh Waktu menjadi Penuh Waktu.” Semoga opsi yang ditawarkan ini benar-benar diwujudkan sebagai bentuk perhatian atas kondisi yang dialami daerah,” harapnya.

Baca Juga :  Kepala Samsat Halbar Ajak Masyarakat Manfaatkan Program Gubernur Sherly

Diketahui, opsi pengangkatan Guru PPPK menjadi pegawai pusat ini disampaikan Mendagri, Tito Karnavian, dalam rapat bersama pimpinan DPR di Gedung DPR, Senin (10/08/2026)

Opsi ini ditawarkan sebagai salah satu skenario yang sedang dihitung untuk mengatasi persoalan pengelolaan dan pembiayaan tenaga pendidik di daerah. (red)

Berita Terkait

Gubernur Sherly Hadirkan Kebijakan Pro-Rakyat: Bebas Denda, Bebas Progresif, Diskon PKB 10 Persen
Tunggu Izin Eksplorasi Dinas ESDM Malut, Potensi Tanah Putih Domato Siap Digarap
APBD-P 2026 Ditetapkan Rp856 Miliar Lebih, Bupati Arahkan Kebijakan Perkuat Pelayanan Dasar
Pastikan Lokus Pembangunan KNMP tak Bermasalah, Bupati James dan Tim KKP Turun Lapangan
Sinergi Bapenda Malut–Geodipa Energy: Pajak Daerah Lebih Akurat, PAD Makin Optimal
November, Penataan Kawasan Festival Teluk Jailolo Ditenderkan
Pemkab Halbar Hibahkan Dua Aset Pelabuhan ke KUPP Jailolo
Tindak Lanjut Program Pusat, Bupati James Serahkan Bantuan Bibit Jagung kepada Kelompok Tani
Berita ini 219 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:50 WIB

Gubernur Sherly Hadirkan Kebijakan Pro-Rakyat: Bebas Denda, Bebas Progresif, Diskon PKB 10 Persen

Sabtu, 26 September 2026 - 12:56 WIB

Tunggu Izin Eksplorasi Dinas ESDM Malut, Potensi Tanah Putih Domato Siap Digarap

Kamis, 24 September 2026 - 22:30 WIB

Pastikan Lokus Pembangunan KNMP tak Bermasalah, Bupati James dan Tim KKP Turun Lapangan

Selasa, 22 September 2026 - 10:21 WIB

Sinergi Bapenda Malut–Geodipa Energy: Pajak Daerah Lebih Akurat, PAD Makin Optimal

Rabu, 16 September 2026 - 16:06 WIB

November, Penataan Kawasan Festival Teluk Jailolo Ditenderkan

Berita Terbaru