HALBAR – Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kebagian tiga lokus untuk pembangunan program strategis nasional Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Lokus yang ditetapkan itu, yakni Desa Saria Kecamatan Jailolo, Desa Sidangoli Dehe dan Desa Toniku Kecamatan Jailolo Selatan.
Atas dukungan program tersebut, Bupati James Uang bersama Tim Kementerian KP turun lapangan meninjau kesiapan lahan pembangunan KNMP di Desa Saria dan Sidangoli Dehe, Kamis (24/09/2026)
Bupati dalam kesempatan tersebut menyampaikan, masuknya Halmahera Barat dalam program yang diinisiasi Presiden Prabowo ini, karena Halbar dinilai sebagai salah satu daerah potensial untuk pengembangan sektor perikanan.
“Selaku pemerintah daerah, kami sangat bersyukur karena di tahun ini ada tiga desa yang bakal menjadi sasaran pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih. Tahun depan akan kita usulkan lagi desa lain yang mempunyai potensi sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap James.
Sementara Wakil SAH PPK Wilayah IV KKP, Edi Kurniawan mengatakan, saat ini proyek pembangunan KNMP sudah memasuki tahap kontrak dengan pihak penyedia (kontraktor). Karena itu, kunjungan lapangan dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan sebelum konstruksi dimulai.
Khusus untuk Desa Sidangoli Dehe yang mengusung tipe penyangga, kata Edi, beberapa fasilitas utama akan segera dibangun. Fasilitas tersebut meliputi tambatan perahu, shelter pendaratan ikan, pabrik es portabel, dan kios perbekalan nelayan.
Selain itu, proyek ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur pendukung seperti dinding penahan tanah, drainase, dan penataan lanskap.
Sementara Penyuluh Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan KKP, Nurdianingsi Bin Ali memastikan, status legalitas lahan di Sidangoli Dehe aman karena sudah melalui koordinasi dengan Balai Kehutanan dan Dinas Kehutanan Provinsi.
“Alhamdulillah lahan tidak masuk dalam kawasan konservasi, melainkan berstatus HPL (Hak Pengelolaan). Artinya bisa untuk melakukan pembangunan KNMP. Koordinasi dengan DLH dan PUPR juga sudah selesai, ” jelasnya. (red)

















