Fort to Fort 2026: Pemkot Ternate Gandeng Harita Nickel Dorong Pariwisata Berbasis Warisan Budaya

- Jurnalis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Fort to Fort Nusantara Raya Run 2026 di Kota Ternate

Kegiatan Fort to Fort Nusantara Raya Run 2026 di Kota Ternate

TERNATE – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate menggandeng Harita Nickel dalam gelaran Fort to Fort Nusantara Raya Run 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mendorong pariwisata berbasis warisan sejarah dan budaya di Kota Ternate.

Ajang Trail Run kategori 5K dan 10K yang digelar dalam rangkaian Rakernas XII Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI), Sabtu (29/8), ini diikuti kurang lebih 900 pelari dari berbagai wilayah Indonesia.

Fort to Fort Nusantara Raya Run dirancang tidak hanya sebagai ajang olahraga, tetapi juga sebagai cara untuk memperkenalkan kekayaan sejarah Ternate. Para peserta melewati sejumlah benteng peninggalan sejarah. Diantaranya Benteng Kalamata, Benteng Oranje, dan Benteng Toloko.

Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, mengatakan, olahraga lari kini menjadi trend gaya hidup yang semakin diminati masyarakat Ternate. Melihat tingginya antusiasme masyarakat, Pemkot Ternate menetapkan Fort to Fort Run sebagai bagian dari kalender kegiatan pariwisata tahunan daerah.

“Fort to Fort Run kami tetapkan sebagai kalender kegiatan tahunan Kota Ternate. Kami berharap ajang sport tourism ini terus mendapat dukungan dari berbagai pihak untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan destinasi wisata sejarah Ternate ke tingkat nasional maupun internasional,” ujar Tauhid.

Ketua Panitia Rakernas XII JKPI yang juga Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menjelaskan penyelenggaraan Fort to Fort Run menjadi salah satu cara memperkenalkan Ternate sebagai kota pusaka kepada peserta dari berbagai daerah.

“Dari 900 runners yang berpartisipasi, hampir separuhnya berasal dari luar Ternate, termasuk jajaran kepala daerah seperti Wali Kota Surakarta, Wali Kota Probolinggo, hingga Sekda Blitar. Ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan warisan budaya Ternate kepada lebih banyak orang,” ungkap Rizal.

Baca Juga :  Disperindagkop Kembali Salurkan Bantuan UMKM di Pasar Jailolo

Rizal menilai keterlibatan berbagai pihak, termasuk sektor swasta, penting untuk memperluas ruang bagi inisiatif pariwisata dan kebudayaan di daerah.

“Pengembangan pariwisata dan kebudayaan perlu kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk sektor swasta. Kami mengapresiasi Harita Nickel yang menjadi bagian dari penyelenggaraan Fort to Fort Run sekaligus mendukung upaya kami memperkenalkan warisan sejarah dan budaya Ternate melalui sport tourism,” ujar Rizal.

Sementara Executive Vice President External Relations Harita Nickel, Latif Supriadi, mengatakan keterlibatan perusahaan dalam Fort to Fort Run merupakan bagian dari dukungan Harita Nickel terhadap berbagai inisiatif yang tumbuh di Maluku Utara, khususnya yang berkaitan dengan pariwisata dan warisan budaya.

“Bagi Harita Nickel, Maluku Utara adalah rumah. Karena itu, ketika ada inisiatif yang mengajak masyarakat untuk mengenal dan merawat kekayaan sejarah serta budaya daerah ini, kami ingin menjadi bagian di dalamnya. Fort to Fort Run menunjukkan bagaimana olahraga menjadi cara untuk membawa orang lebih dekat dengan sejarah dan karakter sebuah daerah,” kata Latif.

Menurutnya, Fort to Fort Run juga memberikan pembelajaran mengenai bagaimana potensi daerah dapat diangkat melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat dan menghubungkan olahraga dengan pengalaman wisata.

“Kegiatan seperti Fort to Fort Run menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi ruang untuk mengangkat potensi daerah sekaligus membuka keterlibatan masyarakat. Pendekatan serupa juga dapat dikembangkan di wilayah lingkar operasional kami di Pulau Obi dengan menyesuaikannya pada karakter dan potensi setempat,” ujarnya.

Baca Juga :  Aplikasi Usulan PPPK Paruh Waktu Dibuka, Wabup Beri Support Staf BKD Tuntaskan Penginputan

Ia menilai pendekatan tersebut tidak harus menghasilkan kegiatan yang sama, karena setiap wilayah memiliki kekuatan dan ceritanya sendiri.

“Di Ternate, kekuatan itu salah satunya ada pada sejarah dan warisan budayanya. Di Obi, kami melihat kekuatan yang berbeda, seperti kekayaan pesisir, perairan, dan kehidupan masyarakatnya. Yang penting adalah bagaimana potensi tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan apa yang mereka butuhkan dan inginkan, ikut menentukan bentuk kegiatannya, serta mengambil bagian secara bermakna dalam membangun daerahnya,” kata Latif.

Salah satu contoh kegiatan yang telah berjalan di wilayah operasional Harita Nickel di Pulau Obi adalah Obi Fishing Tournament yang telah berjalan sejak 2022. Kegiatan tersebut mempertemukan masyarakat di Desa Kawasi dan Soligi, serta karyawan Harita Nickel melalui kegiatan olahraga dan rekreasi berbasis potensi perairan setempat.

“Kami berharap Obi Fishing Tournament dapat kembali diselenggarakan dalam waktu dekat dan terus memberi ruang bagi masyarakat untuk terlibat. Bagi kami, kegiatan seperti ini bukan hanya tentang penyelenggaraannya, tetapi tentang bagaimana masyarakat ikut mengambil peran, menunjukkan potensi daerahnya, dan menjadi bagian dari proses membangun daerah,” ujar Latif.

Ia menambahkan, kegiatan serupa dapat disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan masing-masing daerah. “Ternate punya sejarah dan warisan budayanya. Sementara Obi memiliki potensi pariwisata berbasis pesisir, dan kehidupan serta budaya masyarakatnya. Kami ingin mendukung ruang yang memungkinkan potensi tersebut dikenal dan tumbuh bersama masyarakat Maluku Utara,” tutup Latif. (red)

 

Berita Terkait

Turnamen Badminton KNPI Cup I Berakhir, Ismail: Awal Kerjasama Pembinaan Atlet
Pimpin PBSI Halbar, Chuzaemah Tekankan Pembinaan Atlet Secara Berjenjang
Dua Tim Binaan IMI Halbar Raih Prestasi Ajang Road Race Piala Gubernur
Turnamen Sepak Bola KNPI Cup Resmi Berakhir, Ismail Tekankan Pembinaan Generasi Muda
Karabel Domino Tour Menggelora di Gardu Santana, Hadirnya Kadispora Ternate Menjadi Energi Baru Olahraga Domino
Resmi Pimpin POBSI Halbar, Rustam Tekankan Pentingnya Kolaborasi
Matangkan Event Karabel Domino Open Tournamen dan Halal Bi Halal, Gardu Karabel Temui PORDI Kota Ternate
Malut United Pesta Gol, Libas PSBS Biak 6–2 di Kandang Sendiri
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:21 WIB

Turnamen Badminton KNPI Cup I Berakhir, Ismail: Awal Kerjasama Pembinaan Atlet

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Pimpin PBSI Halbar, Chuzaemah Tekankan Pembinaan Atlet Secara Berjenjang

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Dua Tim Binaan IMI Halbar Raih Prestasi Ajang Road Race Piala Gubernur

Sabtu, 19 September 2026 - 21:08 WIB

Turnamen Sepak Bola KNPI Cup Resmi Berakhir, Ismail Tekankan Pembinaan Generasi Muda

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Fort to Fort 2026: Pemkot Ternate Gandeng Harita Nickel Dorong Pariwisata Berbasis Warisan Budaya

Berita Terbaru

Penyerahan Insentif Imam dan Pendeta Triwulan III Tahun 2026

Religius

Pemkab Halbar Salurkan Insentif Imam Pendeta Triwulan III 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:57 WIB

Chat via WhatsApp