Usulan Bupati Terkait Penambahan Kuota BBM, Komisi II DPRD Halbar Datangi BPH Migas

- Jurnalis

Senin, 10 November 2025 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyampaian Rekomendasi Pansus BBM ke BPH Migas di Jakarta

Penyampaian Rekomendasi Pansus BBM ke BPH Migas di Jakarta

JAILOLO, (JaringanMalut.id) – Komisi II DPRD Halmahera Barat, Maluku Utara, mendatangi Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas di Jakarta, Kamis (06/11/2025).

Kedatangan wakil rakyat yang dipimpin langsung Ketua Komisi II DPRD, Joko Ahadi, ini untuk mengonsultasikan sekaligus mempertanyakan tindak lanjut Surat Bupati, James Uang Nomor: 500.10.7.4/1343/HB/2025 terkait usulan penambahan kuota BBM Bersubsidi jenis minyak tanah serta menyampaikan hasil rekomendasi Pansus BBM

“Langkah ini penting kami lakukan, agar pada evaluasi BPH Migas  Triwulan IV bulan Desember 2025 nanti, usulan penambahan kuota BBM dari pemerintah daerah yang ditandatangani langsung Bupati, James Uang itu menjadi prioritas dan diakomodir pada Januari 2026,”ungkap Joko kepada media ini, Senin (10/11/2025)

Baca Juga :  Akhir Agustus Rombak Kabinet, Jabatan Kabag Humas Tidak Diminati

Untuk rekomendasi pansus yang disampaikan itu, salah satu poin pentingnya adalah, Alokasi kuota BBM tahun ini terjadi pengurangan dari sebelumnya 6.800 KL menjadi 6.400 KL.

“Dari sejumlah poin yang disampaikan itu direspons positif BPH Migas. Sehingga pada evaluasi Triwulan IV nanti, penambahan kuota BBM untuk Halmahera Barat menjadi skala prioritas untuk dibahas dalam forum evaluasi tersebut,”ungkapnya

Sesuai penjelasan, dalam setahun, BPH Migas empat kali mengevaluasi SK Kuota BBM yang dikeluarkan. Tujuannya, agar usulan dari daerah terkait penambahan kuota bisa dibahas dan diakomodir pada SK berikutnya

Karena itu, BPH Migas juga menyampaikan, kepada pihak Agen maupun pangkalan agar kuota yang diberikan melalui SK itu capaian dan penyerapannya harus sesuai.”Ini menjadi catatan penting agar pada evaluasi berikutnya kuota BBM kita tidak lagi dikurangi,”tegasnya

Baca Juga :  Majelis Ta'lim An-Nur Desa Gufasa Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

“Harapan kami, usulan penambahan kuota ini menjadi keseriusan kita semua untuk bersama-sama mengawal agar bisa diakomodir,”harap Joko, sembari mengapresiasi sikap pemerintah daerah dalam hal ini Bupati, James Uang, yang merespons aspirasi masyarakat dengan mengusulkan penambahan kuota BBM

Selain BPH Migas, Komisi II DPRD juga menyerahkan Rekomendasi Pansus ke PT Pertamina Patra Niaga dan Direktorat Jenderal (Dirjen) Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Jakarta. (met/JM)

Berita Terkait

Komisi I DPRD Halbar Minta Bupati Segera Terbitkan dan Serahkan SK PPPK Paruh Waktu
RDP Komisi I DPRD Disepakati Tiga Poin Penyelesaian Polemik Desa Tosoa
Longsor di Kelurahan Maliaro Ancam Pemukiman Warga
Ibnu: TAPD Terkesan Abaikan Hasil Evaluasi Gubernur
DPRD Halbar Setujui Perubahan Nomenklatur BP3D Menjadi Bapperida
RITD Desa Tuada Sukses Olah Udang Vaname Dalam Dua Varian Rasa
Kerja Ekstra Tim Telkom Sofifi-Jailolo, Jaringan 4G Ibu-Loloda Kembali Aktif
Bupati James Tetapkan Halmahera Barat Darurat Bencana
Berita ini 123 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:18 WIB

Komisi I DPRD Halbar Minta Bupati Segera Terbitkan dan Serahkan SK PPPK Paruh Waktu

Senin, 19 Januari 2026 - 21:48 WIB

RDP Komisi I DPRD Disepakati Tiga Poin Penyelesaian Polemik Desa Tosoa

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:58 WIB

Longsor di Kelurahan Maliaro Ancam Pemukiman Warga

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:55 WIB

Ibnu: TAPD Terkesan Abaikan Hasil Evaluasi Gubernur

Senin, 12 Januari 2026 - 15:43 WIB

DPRD Halbar Setujui Perubahan Nomenklatur BP3D Menjadi Bapperida

Berita Terbaru