JAILOLO, (JaringanMalut.id) – Asosiasi Speedboat Jailolo Majang mengerahkan 13 unit Speedboat menghadang KM Express Cantika 08 di Laut Pelabuhan Jailolo, Jumat (28/11/2025) sekira pukul 09.00 WIT
Aksi tersebut membuat kapal milik PT Pelayaran Dharma Indah (PDI) yang mengangkut penumpang dari Ternate tujuan Jailolo ini sempat terhenti sebelum sandar di Pelabuhan Jailolo.
Ketua Asosiasi Speedboat Jailolo Majang, Lon Abd Gafur, yang dikonfirmasi mengatakan, aksi yang dilakukan itu adalah bentuk protes atas sikap pemerintah daerah yang dinilai mengabaikan aspirasi Asosiasi Speedboat
“Kami tidak menolak masuknya KM Express Cantika 08 di Pelabuhan Jailolo. Yang kami minta, pemerintah daerah dalam hal ini dinas perhubungan memediasi pertemuan agar hal-hal yang menjadi keluhan Asosiasi bisa dibicarakan bersama.
Salah satunya, jadwal keberangkatan. Karena informasi sebelumnya hanya Sabtu dan Minggu, belakangan diubah menjadi tiga hari dalam seminggu. Yakni, Jumat, Sabtu dan Minggu. Ini yang harus dibicarakan bersama agar di lapangan tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,”ujar Lon
Permintaan ini tidak pernah digubris pemerintah daerah, sehingga aksi ini pun dilakukan.
Diketahui, beroperasi KM Exspress Cantika 08 di Pelabuhan Jailolo ini atas permohonan Pemkab Halbar kepada PT Pelayaran Dharma Indah Sebagaiman Surat Nomor: 500.11.8/1413/HB/2025 yang ditandatangani langsung Bupati, James Uang
Perihal suratnya adalah, permohonan bantuan pelayanan sarana transportasi laut kapal cepat rute Jailolo- Ternate pergi pulang
Langkah cepat Pemkab Halbar ini dilakukan setelah kapal sebelumnya, KM Miko Natalia 88 yang melayani rute Jailolo-Ternate Pergi Pulang itu docking tahunan. (met/JM)















