Harita Nickel Luncurkan Mechanic Talent Pool Program bagi Pemuda Lokal

- Jurnalis

Senin, 13 Oktober 2025 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Operasional Harita Menyerahkan Alat Pelindung Kepada Peserta

Direktur Operasional Harita Menyerahkan Alat Pelindung Kepada Peserta

KAWASI, (JaringanMalut.id) – Komitmen jangka panjang untuk memberdayakan masyarakat sekitar wilayah operasional, Harita Nickel resmi meluncurkan Mechanic Talent Pool Program (MTPP).

Program yang diselenggarakan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (TBP) bersama PT Gane Permai Sentosa (GPS) pada 5 Oktober 2025 itu, merupakan langkah inisiatif pengembangan kompetensi bagi generasi muda lokal agar memiliki keterampilan dan daya saing di bidang mekanik industri pertambangan.

Sebanyak 12 pemuda lokal, mayoritas lulusan SMA dan berasal dari desa-desa sekitar operasi seperti Soligi, yang mengikuti angkatan pertama program ini.

Selama lima bulan, peserta akan menjalani kurikulum komprehensif mencakup pembinaan mental dan kedisiplinan, pelatihan dasar mekanik, serta pelatihan kerja langsung (on-the-job training/OJT) difasilitas Harita Nickel.

Selain memperkuat keterampilan teknis, peserta juga dibekali standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta nilai-nilai tanggung jawab profesional.

Direktur Operasional Harita Nickel, Younsel Evand Roos, menjelaskan, MTPP lahir dari kebutuhan perusahaan terhadap tenaga mekanik yang kompeten sekaligus bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.

“Kami ingin menyiapkan mekanik lokal yang tidak hanya kuat secara keterampilan, tetapi juga berkarakter. Anak-anak Obi harus bisa menjadi pelaku utama di industri ini,”ujar Younsel.

Baca Juga :  NHM Fasilitasi Keberangkatan Paduan Suara Valveles Angelous Voice ke NICFF 2025

Pelatihan dilaksanakan tenaga ahli Harita Nickel dengan pendekatan learning by doing. Selain memperkuat keterampilan mekanik, peserta juga mendapatkan pembekalan keselamatan kerja dan nilai-nilai tanggung jawab profesional.

“Setelah menyelesaikan pelatihan, para peserta akan berpeluang mengikuti proses rekrutmen di Harita Nickel atau mitra industrinya,”ungkapnya

Pose Bersama Peserta Yang Antusias Ikuti Pelatihan MTPP

Salah satu peserta, Muliyono La Hasima (18) dari Desa Soligi, mengaku antusias mengikuti pelatihan ini. “Sebelumnya saya hanya membantu keluarga bertani. Lewat program ini, saya bisa belajar banyak tentang otomotif dan berharap bisa bekerja di Harita Nickel setelah lulus,”harapnya.

Melalui MTPP, Harita Nickel menegaskan komitmennya dalam membangun masa depan berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Program ini bukan sekadar pelatihan keterampilan, tetapi investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi muda lokal agar mandiri, kompeten, dan mampu berperan aktif dalam pembangunan daerah.

“Kami percaya investasi terbesar bukan hanya pada infrastruktur, tetapi juga pada manusia. Karena itu, melalui MTPP, kami berkomitmen membangun SDM lokal yang unggul dan siap tumbuh bersama perusahaan,” pungkas Younsel.

Baca Juga :  Bupati James: Ekspos Manajemen Talenta ASN jadi Rujukan Rolling Jabatan

Tentang Harita Nickel

PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel merupakan bagian dari Harita Group yang mengoperasikan pertambangan dan pemrosesan nikel terintegrasi berkelanjutan di Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Selain IUP Pertambangan, perusahaan sejak 2017 telah memiliki pabrik peleburan (smelter) nikel saprolit dengan teknologi Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) dan sejak 2021 juga memiliki fasilitas pengolahan dan pemurnian (refinery) nikel limonit dengan teknologi High Pressure Acid Leaching (HPAL) di wilayah operasional yang sama.

Kedua fasilitas tersebut hadir untuk mendukung amanat hilirisasi dari pemerintah Indonesia.

Harita Nickel menjadi pionir di Indonesia dalam pengolahan dan pemurnian nikel limonit (kadar rendah) dengan teknologi HPAL. Teknologi ini mampu mengolah nikel limonit yang sebelumnya tidak dimanfaatkan, menjadi produk bernilai strategis berupa Mixed Hydroxide Precipitate (MHP).

Dengan teknologi yang sama, MHP sebagai intermediate product telah berhasil diolah menjadi produk akhir berupa Nikel Sulfat (NiSo4) yang merupakan material inti pembuatan katoda sumber energi baru, yaitu baterai kendaraan listrik. (met/JM)

Berita Terkait

PT Feni Halmahera Timur: Penyusunan Dokumen AMDAL Sesuai Ketentuan
Hadiri Seminar Nasional Koperasi Merah Putih, Menko Pangan Tekankan Pentingnya Sinergi Pusat dan Daerah
Dana Demplot Cair, TEKAD Halbar Pastikan Tepat Guna dan Bermanfaat
Dari Cangkul dan Palu, Ko Lao Wujudkan Mimpi Anak-Anaknya Menjadi Abdi Negara
Industri Nikel Obi di Era ESG: Antara Risiko, Tata Kelola dan Perbaikan
Industri Nikel Obi di Era ESG: Antara Risiko, Tata Kelola dan Perbaikan
Putra-Putri Pulau Obi Jadi Tuan Rumah di Industri Nikel
Sinergi Hakim dan IPASPI Kunci Utama Perayaan HUT ke-73 IKAHI di Maluku Utara
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

PT Feni Halmahera Timur: Penyusunan Dokumen AMDAL Sesuai Ketentuan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Hadiri Seminar Nasional Koperasi Merah Putih, Menko Pangan Tekankan Pentingnya Sinergi Pusat dan Daerah

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:18 WIB

Dana Demplot Cair, TEKAD Halbar Pastikan Tepat Guna dan Bermanfaat

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:05 WIB

Dari Cangkul dan Palu, Ko Lao Wujudkan Mimpi Anak-Anaknya Menjadi Abdi Negara

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:45 WIB

Industri Nikel Obi di Era ESG: Antara Risiko, Tata Kelola dan Perbaikan

Berita Terbaru