HALBAR — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, mendesak dilakukannya Restrukturisasi dan Audit Total manajemen keuangan PDAM Jailolo.
Desakan ini mengemuka dalam rapat kerja lintas komisi DPRD bersama Direktur dan jajaran manajemen PDAM di ruang rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD, Selasa (04/08/2026)
Anggota Komisi II DPRD, Riswan Hi Kadam, menyampaikan, rapat tersebut digelar untuk meminta penjelasan atas atas masalah krusial di PDAM yang menjadi sorotan para wakil rakyat. Yakni, kerugian keuangan perusahaan yang terjadi secara terus-menerus serta minimnya kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat.
” Kami tegaskan, dua persoalan ini jangan lagi dibiarkan terjadi. Karena itu, kami mendesak agar dilakukan restrukturisasi secara menyeluruh terhadap PDAM, yang mencakup audit teknis, audit keuangan, hingga penataan ulang manajemen,” tegas politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini
Kami memandang perlu adanya restrukturisasi secara menyeluruh. Pertama, harus ada audit teknis dan audit keuangan secara mendalam. Kedua, perlu dilakukan penataan manajemen guna mengukur efisiensi dan penghematan terhadap pengeluaran operasional perusahaan selama ini
Rapat yang dipimpin Ketua Komisi II DPRD, Joko Ahadi, ini harus diskorsing, karena pihak PDAM belum mampu menyajikan data-data pendukung yang diminta DPRD.
Rapat evaluasi dan pendalaman data ini dijadwalkan kembali, Rabu (05/08/2026) besok. (red)















