Bupati James Tetapkan Halmahera Barat Darurat Bencana

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Penetapan Status Darurat Bencana di Halmahera Barat

Rapat Penetapan Status Darurat Bencana di Halmahera Barat

JAILOLO – Bupati Halmahera Barat, Maluku Utara, James Uang, menetapkan status darurat bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Halmahera Barat, Kamis (08/01/2026).

Keputusan Bupati dengan Nomor : 20/KPTS/I/2026 itu dilakukan dalam rapat bersama Wakil Bupati, Djufri Muhamad, unsur Forkopimda dan sejumlah pimpinan OPD di ruang rapat bupati.

Penetapan Status Darurat Bencana ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk merespons situasi darurat secara cepat, terpadu, dan terkoordinasi.

Karena sesuai hasil kajian situasi lapangan telah menunjukkan keadaan yang mengancam dan mengganggu kehidupan masyarakat yang terdampak di sejumlah wilayah. Seperti Kecamatan Sahu Timur, Sahu, Ibu Selatan, Kecamatan Ibu, Tabaru, Loloda dan Loloda Tengah.

Baca Juga :  Yoram: Pencaplokan Wilayah Jailolo Selatan Dalam DOB Kota Sofifi Adalah Kejahatan Administrasi

Selain hasil kajian lapangan, penetapan darurat bencana ini dilakukan dalam rangka menindaklanjuti rekomendasi hasil rapat koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas PUPR, Disperkim LH, dan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Halmahera Barat atas informasi dan hasil kaji cepat lapangan

“Karena itu, rapat lintas sektor ini juga disepakati membentuk satuan tugas (Satgas) tanggap darurat penanganan bencana dan pengungsi. Salah satu tujuannya adalah, mengkoordinir seluruh bantuan yang masuk agar dilakukan secara terpusat dan disalurkan tepat sasaran,”ujar bupati

Baca Juga :  Ciptakan Halbar Aman, Bupati Ajak Masyarakat Tidak Terpancing Isu Provokatif

Dalam penanganannya, pemerintah daerah tetap bersinergi dengan TNI/Polri, kejaksaan dan sejumlah stakeholder untuk menyatukan langkah dan komitmen dalam penanganan bencana.

Seperti, percepatan penanganan dampak bencana, perlindungan keselamatan masyarakat, penyaluran bantuan, infrastruktur yang rusak serta pengamanan wilayah terdampak.

“Harapan kami, semoga upaya penanganan yang dilakukan ini berjalan efektif, transparan dan tepat sasaran,” harapnya. (met/JM)

Berita Terkait

Tunggu Izin Eksplorasi Dinas ESDM Malut, Potensi Tanah Putih Domato Siap Digarap
APBD-P 2026 Ditetapkan Rp856 Miliar Lebih, Bupati Arahkan Kebijakan Perkuat Pelayanan Dasar
Pastikan Lokus Pembangunan KNMP tak Bermasalah, Bupati James dan Tim KKP Turun Lapangan
Sinergi Bapenda Malut–Geodipa Energy: Pajak Daerah Lebih Akurat, PAD Makin Optimal
November, Penataan Kawasan Festival Teluk Jailolo Ditenderkan
Pemkab Halbar Hibahkan Dua Aset Pelabuhan ke KUPP Jailolo
Tindak Lanjut Program Pusat, Bupati James Serahkan Bantuan Bibit Jagung kepada Kelompok Tani
Pemkab Halbar Rancang Kawasan Ekonomi Terintegrasi “Jailolo Front”, Survei dan Sikronisasi Mulai Dilakukan
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 12:56 WIB

Tunggu Izin Eksplorasi Dinas ESDM Malut, Potensi Tanah Putih Domato Siap Digarap

Jumat, 25 September 2026 - 18:56 WIB

APBD-P 2026 Ditetapkan Rp856 Miliar Lebih, Bupati Arahkan Kebijakan Perkuat Pelayanan Dasar

Kamis, 24 September 2026 - 22:30 WIB

Pastikan Lokus Pembangunan KNMP tak Bermasalah, Bupati James dan Tim KKP Turun Lapangan

Rabu, 16 September 2026 - 16:06 WIB

November, Penataan Kawasan Festival Teluk Jailolo Ditenderkan

Rabu, 16 September 2026 - 15:05 WIB

Pemkab Halbar Hibahkan Dua Aset Pelabuhan ke KUPP Jailolo

Berita Terbaru