HALBAR – Turnamen Badminton KNPI Cup I yang diselenggarakan bersama Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Halmahera Barat, resmi berakhir, Jumat (30/10/2026).
Turnamen ini dilaksanakan sebagai wujud kolaborasi strategis dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat, produktif, dan berdaya saing.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi panggung bagi para pemain dari berbagai latar belakang untuk menunjukkan kemampuan, mempererat solidaritas, serta menumbuhkan semangat juang generasi muda dalam pembinaan karakter, kesehatan, dan kepemimpinan pemuda.
Kolaborasi ini juga sejalan dengan upaya PBSI dalam memperluas pembinaan dan kompetisi bulutangkis dari tingkat lokal hingga nasional.
Turnamen yang berlangsung 27 – 30 Oktober 2026 itu, mempertandingkan kategori ganda putra dan putri. Selain bersaing meraih juara, para peserta diharapkan memperoleh pengalaman bertanding, memperluas jejaring, serta termotivasi untuk terus berlatih dan berkembang.
Ketua Umum PBSI Halmahera Barat, Chuzaemah Djauhar, menyampaikan kerja sama dengan KNPI merupakan langkah penting untuk mendekatkan olahraga bulutangkis kepada lebih banyak kelompok masyarakat, khususnya pemuda.
“Melalui turnamen ini, kami ingin menciptakan ruang positif bagi pemuda untuk aktif bergerak, berkompetisi secara sehat, dan menemukan potensi terbaiknya. PBSI terbuka menjalin kolaborasi yang memperkuat pembinaan dari akar rumput hingga level nasional,” ujarnya
Sementara Ketua KNPI Halbar, Ismail Buamona, menuturkan turnamen ini sebagai media nyata untuk menggerakkan pemuda melalui olahraga.
“KNPI percaya, olahraga mampu membangun disiplin, kerja sama, dan mental juang. Kami berharap turnamen ini tidak berhenti sebagai event, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan untuk mencetak pemuda yang sehat, kreatif, dan berprestasi,” harapnya
Penyelenggaraan turnamen ini diharapkan menjadi awal kerja sama berkelanjutan antara PBSI dan KNPI. Baik dalam bentuk kejuaraan rutin, klinik bulutangkis, pelatihan wasit dan pelatih, maupun program pembinaan atlet muda di daerah.
Fokus utamanya adalah memperluas akses masyarakat terhadap olahraga bulutangkis serta menghidupkan kembali antusiasme publik terhadap olahraga yang menjadi kebanggaan Indonesia. (red)















