HALBAR – Di balik tangan yang kasar karena mencangkul di kebun dan bekerja sebagai tukang bangunan, tersimpan tekad besar seorang ayah untuk mengubah masa depan anak-anaknya.
Dialah Salman Muchsin, yang akrab disapa Ko Lao, warga Desa Gamkonora, Kecamatan Ibu Selatan, Kabupaten Halmahera Barat.
Bersama istrinya, Rakiba Lejang (Almarhumah), Ko Lao membesarkan empat buah hatinya dengan penuh kesederhanaan. Meski penghasilannya tak menentu, ia tak pernah menyerah demi pendidikan anak-anaknya. Baginya, pendidikan adalah jalan terbaik untuk mengubah nasib keluarga.
Perjuangan panjang itu akhirnya membuahkan hasil. Anak pertama, Brigpol Fauzi Muchsin, kini mengabdi sebagai anggota Polri. Anak kedua, Rahayu Muchsin, S.Pd, menjadi guru. Anak ketiga, Lutiana Muchsin, A.Md.Keb, mengabdikan diri sebagai tenaga bidan.
Sementara anak bungsunya, Angga Muchsin, saat ini sedang menjalani pendidikan Tamtama TNI Angkatan Darat (TNI AD) di Ambon.
Dengan suara yang penuh haru, Ko Lao mengenang perjuangannya selama membesarkan anak-anaknya.
“Saya akan tetap berjuang untuk mereka. Pekerjaan apa saja saya lakukan, yang penting halal. Semua itu saya lakukan demi masa depan anak-anak. Apa pun yang terjadi, saya tidak akan menyerah. Mudah-mudahan kisah kami bisa menjadi motivasi bagi orang tua yang lain agar tetap semangat menyekolahkan anak-anaknya,” ujar Ko Lao.
Kebahagiaan itu terasa semakin lengkap ketika melihat anak-anaknya satu per satu berhasil meraih cita-cita. Di tengah keterbatasan ekonomi, keluarga ini membuktikan bahwa kerja keras, doa, dan pengorbanan orang tua tidak akan sia-sia.
Kini, meski sang istri telah berpulang pada tahun 2022, Ko Lao tetap melanjutkan perjuangannya. Ia mengaku bangga melihat anak-anaknya memiliki masa depan yang cerah dan mampu mengabdi kepada masyarakat serta negara.
Kisah keluarga sederhana dari Desa Gamkonora Halmahera Barat ini menjadi pengingat bahwa kesuksesan bukan hanya milik mereka yang hidup berkecukupan. Dengan tekad, keikhlasan, dan usaha yang halal, mimpi sebesar apa pun dapat diwujudkan.
Perjuangan Ko Lao menjadi bukti nyata bahwa kasih sayang dan pengorbanan orangtua adalah fondasi utama bagi masa depan anak-anak. (dm/red)














