DPD Abpednas Malut Nilai APIP Kepsul Lemah dalam Pengawasan

- Jurnalis

Selasa, 7 Oktober 2025 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD Abpednas Maluku Utara, Arid Fokaaya

Ketua DPD Abpednas Maluku Utara, Arid Fokaaya

TERNATE, (JaringanMalut.id) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Maluku Utara menilai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Kabupaten Kepulauan Sula lemah dalam fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa.

Ketua DPD Abpednas Malut, Arid Fokaaya, mengatakan, lemahnya kinerja APIP Sula berdampak langsung pada meningkatnya dugaan penyimpangan dana desa di sejumlah wilayah. Menurutnya, peran APIP seharusnya menjadi garda terdepan dalam memastikan penggunaan anggaran desa berjalan transparan dan akuntabel.

Baca Juga :  Bupati James: Workshop BPKP Miliki Nilai Strategis Dalam Pengelolaan Keuangan

“Kami melihat APIP di Kabupaten Sula belum maksimal dalam menjalankan tugas pengawasan. Banyak kasus dugaan penyalahgunaan dana desa yang tidak ditindaklanjuti secara serius,”tegas Arid, Selasa (07/10/2025).

Ia menambahkan, fungsi pembinaan dan pengawasan terhadap pemerintah desa seharusnya menjadi prioritas, bukan sekadar formalitas administratif.

Abpednas juga meminta Inspektorat dan aparat penegak hukum untuk memperkuat koordinasi dalam menindaklanjuti setiap laporan masyarakat terkait dugaan korupsi di desa.

Baca Juga :  Berkat Dorongan Bupati-Wabup, Bantuan Internet Sekolah dan Tower BTS Masuk Halbar

“Jika APIP bekerja profesional dan berintegritas, maka praktik korupsi di tingkat desa bisa ditekan. Tapi jika pengawasnya lemah, maka penyimpangan akan terus berulang,” tambahnya.

Karena itu  DPD Abpednas Malut bakal menyurat resmi kepada Bupati Kepulauan Sula dan Inspektorat Provinsi Maluku Utara untuk meminta evaluasi terhadap kinerja APIP di daerah tersebut. (ari/red)

Berita Terkait

Komisi I DPRD Halbar Minta Bupati Segera Terbitkan dan Serahkan SK PPPK Paruh Waktu
RDP Komisi I DPRD Disepakati Tiga Poin Penyelesaian Polemik Desa Tosoa
Longsor di Kelurahan Maliaro Ancam Pemukiman Warga
Ibnu: TAPD Terkesan Abaikan Hasil Evaluasi Gubernur
DPRD Halbar Setujui Perubahan Nomenklatur BP3D Menjadi Bapperida
RITD Desa Tuada Sukses Olah Udang Vaname Dalam Dua Varian Rasa
Kerja Ekstra Tim Telkom Sofifi-Jailolo, Jaringan 4G Ibu-Loloda Kembali Aktif
Bupati James Tetapkan Halmahera Barat Darurat Bencana
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:18 WIB

Komisi I DPRD Halbar Minta Bupati Segera Terbitkan dan Serahkan SK PPPK Paruh Waktu

Senin, 19 Januari 2026 - 21:48 WIB

RDP Komisi I DPRD Disepakati Tiga Poin Penyelesaian Polemik Desa Tosoa

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:58 WIB

Longsor di Kelurahan Maliaro Ancam Pemukiman Warga

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:55 WIB

Ibnu: TAPD Terkesan Abaikan Hasil Evaluasi Gubernur

Senin, 12 Januari 2026 - 15:43 WIB

DPRD Halbar Setujui Perubahan Nomenklatur BP3D Menjadi Bapperida

Berita Terbaru