Fraksi Golkar DPRD Halbar Desak BPK dan Kejati Audit Investigasi BLUD RSUD Jailolo

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Halmahera Barat, Joko Ahadi

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Halmahera Barat, Joko Ahadi

HALBAR – Fraksi Partai Golkar DPRD Halmahera Barat, Maluku Utara, mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Malut dan Kejaksaan Tinggi untuk mengaudit investigasi pendapatan dan penggunaan dana BLUD RSUD Jailolo, dari sektor klaim BPJS tiga tahun terakhir sebanyak Rp 52 miliar lebih.

Ini karena dari jumlah anggaran tersebut, 40 persen digunakan untuk pengadaan atau belanja obat-obatan, sehingga tidak ada alasan terjadi kelangkaan obat di RSUD.

Karena itu, Fraksi Golkar akan membuka room pengaduan berbasis online dan offline untuk menerima secara terbuka keluhan masyarakat terutama soal tebusan obat di luar RSUD yang pasiennya menggunakan kartu BPJS, tetapi RSUD tidak mengembalikan biaya pengganti pembelian obat

Baca Juga :  HKG PKK Resmi Ditutup, Wabup: Event Ini Beri Dampak Positif bagi Perekonomian Masyarakat

“Hal inj sudah berulang kali terjadi, bahkan hingga saat ini praktik-praktik tersebut masih sering terjadi,” tegas Ketua Fraksi, Joko Ahadi, Kamis (23/07/2026)

Ini menjadi bukti nyata bahwa pihak RSUD dengan sengaja mengabaikan tanggung jawabnya kepada pasien BPJS. Padahal, sesungguhnya pasien pemegang kartu BPJS itulah yang menjadi dasar administrasi untuk mengklaim pembayaran uang BPJS di Kantor BPJS Halmahera Barat

Baca Juga :  Miris! Tak Ada Kartu Keluarga, Anak Yatim Piatu di Halbar Ditolak Pihak Sekolah

Sementara data yang terkonfirmasi dari pihak BPJS Halbar saat rapat bersama Kepala BPJS dan Pansus RSUD di Kantor DPRD beberapa waktu lalu, terbukti pernyataan Kepala BPJS bahwa klaim RSUD Jailolo ke BPJS pada tiga tahun terakhir terhitung 2023, 2024 dan 2025 sebesar Rp 52 miliar lebih

” Anggaran tersebut dibayar langsung BPJS ke Pihak RSUD yang pembayarannya selalu lancar dan tepat waktu. Anehnya, RSUD Jailolo selalu terjadi kelangkaan obat,” ungkap Joko. (red)

Berita Terkait

Pelayanan RSUD Tidak Baik-baik Saja, APOTIK Desak Copot Direktur dan Periksa Pengelolaan BLUD
Pimpinan Pansus BLUD RSUD Diminta Segera Agendakan Langkah Kerja Pansus
IBI Halbar Gelar Musyawarah Cabang ke-IV Tahun 2025
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:26 WIB

Fraksi Golkar DPRD Halbar Desak BPK dan Kejati Audit Investigasi BLUD RSUD Jailolo

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:22 WIB

Pelayanan RSUD Tidak Baik-baik Saja, APOTIK Desak Copot Direktur dan Periksa Pengelolaan BLUD

Jumat, 17 April 2026 - 22:25 WIB

Pimpinan Pansus BLUD RSUD Diminta Segera Agendakan Langkah Kerja Pansus

Selasa, 18 November 2025 - 14:42 WIB

IBI Halbar Gelar Musyawarah Cabang ke-IV Tahun 2025

Berita Terbaru

Paripurna Pengesahan Ranperda Inisiatif DPRD

Daerah

DPRD Halmahera Barat Sahkan Dua Ranperda Inisiatif

Rabu, 22 Jul 2026 - 23:55 WIB