Dari Simulasi hingga Terjun Lokasi, Harita Nickel Padukan Edukasi dan Aksi Nyata Penanganan Bencana

- Jurnalis

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Kawasi Perankan Korban Bencana Dalam Simulasi Evakuasi Tanggap Bencana

Warga Kawasi Perankan Korban Bencana Dalam Simulasi Evakuasi Tanggap Bencana

HALSEL – Provinsi Maluku Utara berada di kawasan dengan tingkat risiko bencana yang tinggi. Letaknya di jalur cincin api pasifik, menjadikan wilayah ini rentan terhadap gempa bumi, tsunami, serta aktivitas gunung api aktif seperti Gunung Gamalama, Gunung Ibu, Gamkonora, Dukono, dan Gunung Kie Besi.

Di saat yang sama, intensitas hujan ekstrem turut meningkatkan potensi banjir dan tanah longsor.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 76 kejadian bencana hidrometeorologi terjadi di 48 kecamatan di Maluku Utara sepanjang semester I Tahun 2025, dengan Kabupaten Halmahera Selatan sebagai wilayah terdampak terbanyak.

Kondisi ini menegaskan satu hal: kesiapsiagaan bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan struktural bagi seluruh pemangku kepentingan yang beroperasi di wilayah ini.

Kabupaten Halmahera Selatan menjadi wilayah yang paling sering terdampak dengan total 19 kejadian. Kepala BNPB Halmahera Selatan, Suharyanto, menekankan di balik keindahannya, Maluku Utara memiliki risiko bencana yang tinggi. Karena itu, seluruh pemangku kepentingan harus senantiasa siap siaga tanpa menunggu jatuhnya korban baru bertindak.

Membangun Sistem, Bukan Sekadar Program

Menyadari tantangan besar tersebut, Harita Nickel mengambil langkah proaktif dengan menjadikan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama dalam strategi keberlanjutan perusahaan.

Harita Nickel Salurkan Bantuan Bencana di Desa Yaba

Harita Nickel menjalin kemitraan strategis dengan akademisi dari Disaster Risk Reduction Center Universitas Indonesia (DRRC UI) untuk memetakan potensi bahaya secara akurat. Ketua DRRC UI, Prof. Dra. Fatma Lestari, M.Si, Ph.D, menjelaskan pengelolaan bencana merupakan elemen vital bagi industri tambang di wilayah rawan.

Baca Juga :  Matangkan Event Karabel Domino Open Tournamen dan Halal Bi Halal, Gardu Karabel Temui PORDI Kota Ternate

“Pengelolaan bencana merupakan bagian dari implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Melalui kajian mendalam, Desa Kawasi di Pulau Obi pun teridentifikasi memiliki kerentanan spesifik terhadap ancaman gempa bumi, angin kencang, ombak besar, hingga risiko tsunami,” jelasnya.

Olehnya itu, Harita Nickel merespons kajian tersebut dengan meluncurkan program Pelatihan Siaga Bencana. Occupational Health and Safety (OHS) Manager Harita Nickel, Supriyanto Suwarno, menjelaskan inisiatif ini adalah wujud tanggung jawab sosial perusahaan melalui penegakan standar Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan Hidup (K3LH).

Ia menuturkan komitmen tersebut turut mencakup keselamatan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Puncaknya pada Desember 2025, perusahaan menggelar Pelatihan Tanggap Bencana secara intensif di Desa Kawasi dengan melibatkan 51 warga dalam simulasi yang dirancang menyerupai kondisi nyata, termasuk teknik pemadaman api dini dan prosedur evakuasi mandiri.

“Dalam kegiatan ini pula dibentuk Tim Siaga Bencana Desa (TSBD) sebagai garda terdepan penanganan situasi darurat,” ujar Supriyanto.

Uji Praktik di Lokasi Bencana

Sistem kesiapsiagaan bencana yang telah dibangun Harita Nickel tersebut langsung diaktifkan saat banjir parah merendam Kecamatan Ibu, Halmahera Barat, pada Januari lalu. Harita Nickel segera menerjunkan Emergency Response Team (ERT) untuk membantu warga mengevakuasi barang dan membersihkan puing-puing banjir.

Baca Juga :  Kemah Petani Tematik Sukses Digelar, Ketua TP-PKK Halbar Tekankan Pentingnya Kolaborasi
Tim ERT Harita Nickel Bantu Bersihkan Puing Banjir di Ibu Halmahera Barat

Kondisi di lapangan saat itu juga cukup kritis, seperti yang dialami beberapa warga terdampak di Desa Tongute Ternate. Merespons hal ini, Harita Nickel memberikan prioritas pada layanan kesehatan dengan menerjunkan dua paramedis untuk pemeriksaan gratis dan menyalurkan ratusan paket bantuan kesehatan.

Selain itu, bantuan logistik berupa matras, beras, mi instan, dan air mineral disalurkan untuk menjaga stabilitas 1.593 jiwa di pengungsian.

Bantuan yang disalurkan ini diapresiasi Camat Ibu, Warjin Hi Soleman, yang menyatakan kehadiran tim medis dan bantuan perlengkapan tidur menjadi dukungan vital bagi stabilitas warga.

Senada, Kepala BPBD Halmahera Barat, Gunawan MT Ali, memuji koordinasi intensif yang dilakukan Harita Nickel dalam penyaluran bantuan.

Aksi tanggap bencana Harita Nickel juga menjangkau Desa Yaba, Halmahera Selatan, yang turut terdampak banjir. Berbeda dengan fokus medis di Kecamatan Ibu, bantuan di Desa Yaba diarahkan pada pemulihan infrastruktur permukiman.

Perusahaan menyalurkan 400 sak semen dan 150 lembar seng untuk memperbaiki rumah warga yang rusak berat. Yohan Galela, warga Desa Yaba, menyampaikan rasa syukurnya atas dukungan konkret ini.

Ia mengungkapkan, bantuan tersebut akan sangat membantu warga yang terdampak banjir. “Kami akan manfaatkan bantuan ini dengan sebaik mungkin. Bantuan ini membuat kami bisa memperbaiki fondasi serta dinding rumah yang rusak,”singkatnya. (met/JM)

 

Berita Terkait

Kolaborasi PT Feni Haltim dan Masyarakat Lestarikan Pesisir Pantai
Riswan Komitmen Perjuangkan Krisis Air Bersih Desa Adu ke Pemkab Halbar
Tingkatkan Pelayanan di Panti Sosial Himo-Himo Melalui Program LADJAMILA
Dukung Ketahanan Pangan, Mahasiswa KKNT UNHENA Panen Jagung di Halbar
Kemah Petani Tematik Sukses Digelar, Ketua TP-PKK Halbar Tekankan Pentingnya Kolaborasi
Dari Lahan ke Penghidupan Baru: Kisah Warga Kawasi dan Soligi Menyusun Masa Depan
Bak Penampung Air Moya Telan Korban, Lurah Bergerak Cepat Pasang Pagar
Peduli Korban Bencana Batang Dua, Harita Nickel Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Riswan Komitmen Perjuangkan Krisis Air Bersih Desa Adu ke Pemkab Halbar

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:13 WIB

Tingkatkan Pelayanan di Panti Sosial Himo-Himo Melalui Program LADJAMILA

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:35 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Mahasiswa KKNT UNHENA Panen Jagung di Halbar

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:49 WIB

Kemah Petani Tematik Sukses Digelar, Ketua TP-PKK Halbar Tekankan Pentingnya Kolaborasi

Selasa, 28 April 2026 - 09:26 WIB

Dari Lahan ke Penghidupan Baru: Kisah Warga Kawasi dan Soligi Menyusun Masa Depan

Berita Terbaru

Penandatanganan Penyerahan Aset Oleh Pemkab Halbar Kepada KUPP Jailolo

Daerah

Pemkab Halbar Hibahkan Dua Aset Pelabuhan ke KUPP Jailolo

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:05 WIB