HALBAR – Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali mendapat dukungan anggaran dari pemerintah pusat melalui Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) Kementerian Desa.
Bantuan yang diberikan kepada 23 desa yang tersebar di Kecamatan Sahu dan Sahu Timur itu akan dimanfaatkan untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi dalam meningkatkan pendapatan masyarakat desa.
Fasilitator Kabupaten program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) Halmahera Barat Bidang Tata Kelola Kelembagaan Desa, Anton Ilyas, mengatakan keberhasilan Program TEKAD menjadi bukti bahwa kelompok penerima manfaat tidak hanya bergantung pada kemampuan anggaran bantuan demplot yang diberikan pemerintah, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi baru dalam pengembangan usaha yang sudah ditetapkan melalui Musdes kelompok masing masing desa .
” Kita bersyukur Kabupaten Halbar tidak hanya mengandalkan APBD, tetapi ada juga bantuan dari APBN melalui Program TEKAD dari Kementerian Desa Republik Indonesia,” ujar Anton, Rabu (22/07/2026).
Lanjut Anton, pada 2026 Program TEKAD Halbar melalui demplot mendapat bantuan dana Rp 2.300.000.000 yang diberikan kepada masing-masing kelompok Rp 100.000.000 yang digunakan untuk pemberdayaan pertanian, budidaya perikanan, dan pengolahan produk lokal yang disesuaikan dengan potensi ekonomi desa setempat sesuai juknis program.
Keberhasilan memperoleh program TEKAD membutuhkan kolaborasi dan pengawasan bersama semua stakeholder dalam memfasilitasi kegiatan agar tepat dan bermanfaat untuk kepentingan masyarakat desa. (red)















