HALBAR – Bupati Halmahera Barat, Maluku Utara, James Uang, menyerahkan bantuan bibit jagung secara simbolis kepada kelompok tani di halaman kantor bupati, Selasa (15/09/2026).
Bantuan yang disalurkan ini adalah dukungan program pertanian dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia untuk pengembangan lahan seluas 1.400 hektar.
” Kami menyambut baik, karena program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di daerah,” ujar bupati usai menyerahkan bantuan
Selaku pemerintah daerah, memberikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta Kementerian Pertanian atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat petani di Halmahera Barat.
Menurutnya, program tersebut sejalan dengan agenda pemerintah pusat dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia yang begitu konsisten mendorong program ketahanan pangan bagi masyarakat Indonesia, termasuk di Halmahera Barat.
Karena bantuan bibit jagung ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat petani dan menjadi bagian dari implementasi Asta Cita,” kata James
Ia berharap, bantuan yang disalurkan ini dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani, mulai dari proses penanaman, perawatan hingga panen.
” Kami akan terus mendorong peningkatan produktivitas komoditas pertanian, khususnya jagung yang memiliki potensi dikembangkan di Halmahera Barat.
Kepada para petani, saya berharap bibit yang diberikan ini benar-benar ditanam dan dirawat dengan baik agar hasilnya dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” harapnya.
Tak hanya itu, bupati juga mengingatkan para penerima bantuan agar menjadikan program tersebut sebagai peluang untuk meningkatkan kapasitas usaha tani. Bukan sekadar bantuan yang diterima untuk kebutuhan jangka pendek.
“Saya mengajak seluruh masyarakat petani yang hadir untuk menerima dan memanfaatkan bantuan ini dengan penuh kesadaran. Bibit yang diberikan harus dijaga, ditanam, dan dikembangkan dengan baik, karena tujuan akhirnya adalah meningkatkan produksi sekaligus memperkuat perekonomian keluarga petani,” ajaknya
Selain bantuan pengembangan lahan pertanian, James, juga menyebut adanya dukungan untuk pengembangan komoditas perkebunan. Dalam waktu dekat, sebanyak 1.300 bibit kelapa akan disalurkan kepada 1.300 petani, disertai dukungan biaya penanaman yang disiapkan melalui Kementerian Pertanian.
Selain kelapa, dukungan tersebut juga mencakup komoditas pala. Pemerintah menyiapkan anggaran biaya tanam melalui Kementerian Pertanian, sehingga bantuan ini tidak hanya berhenti pada pemberian bibit, tetapi diharapkan benar-benar berkembang menjadi usaha produktif masyarakat,”jelasnya.
Menurut James, dukungan pemerintah terhadap sektor pertanian dan perkebunan merupakan bagian dari kebijakan nasional untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
“Ini adalah perhatian dan upaya pemerintah untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Karena ketahanan pangan menjadi salah satu bagian penting dari visi dan misi Prabowo-Gibran sebagai upaya mewujudkan kemandirian pangan.
Diketahui, bantuan bibit jagung itu diserahkan kepada kelompok tani yang berada di sejumlah wilayah binaan di Kabupaten Halmahera Barat. Kelompok penerima tersebut antara lain berasal dari Desa Gamlamo, Marimabati, Acango, Bobo Jiko, Soakonora, Bobo, Payo, Jalan Baru, Gufasa, Hatebicara, Akediri, Tedeng, Porniti, dan Payo Tengah. (red)
















