Haji Robert: Dana ke AGK dan Keluarga Bukan Suap, Tapi Pinjaman Usaha

- Jurnalis

Jumat, 12 September 2025 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presdir PT Nusa Halmahera Minerals (NHM), Haji Robert Nitiyudo Wachjo

Presdir PT Nusa Halmahera Minerals (NHM), Haji Robert Nitiyudo Wachjo

JAKARTA, (JaringanMalut.id) — President Direktur PT Nusa Halmahera Minerals (NHM), Haji Robert Nitiyudo Wachjo, membantah tuduhan dirinya memberikan suap Rp5,5 miliar kepada mantan Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba (AGK).

Ia menegaskan, dana yang pernah diberikan hanya berupa pinjaman untuk usaha keluarga serta bantuan sosial atas permintaan pribadi AGK, dan bukan gratifikasi.

Dalam persidangan sebelumnya, Haji Robert hadir sebagai saksi dan mengakui pernah memberikan uang Rp2,5 miliar kepada anak AGK, Thoriq Kasuba. Menurut keterangannya, dana tersebut diberikan untuk membantu usaha kos-kosan di Weda, Halmahera Tengah, dengan perjanjian pelunasan selama lima tahun.

Baca Juga :  DPRD Halbar Soroti Keterlambatan Pembayaran THR ASN

Ia juga menyebut, sebagian pemberian dilakukan atas permintaan pribadi AGK untuk keperluan sosial maupun pengobatan. Bahkan, beberapa diantaranya disalurkan melalui perantara bernama Ida.

Namun, dalam dakwaan Jaksa KPK, disebutkan adanya aliran dana dengan jumlah lebih besar. Tercatat Rp2,2 miliar diterima langsung AGK dari Haji Robert di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN STIKES Makariwo Salurkan Sembako dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Selain itu, Rp3,345 miliar lainnya diduga mengalir melalui rekening pihak lain yang berkaitan dengan PT NHM pada periode April 2021 hingga Maret 2023. Total aliran dana tersebut mencapai lebih dari Rp5,5 miliar.

Haji Robert menegaskan, pemberian dana tersebut tidak ada kaitannya dengan praktik suap maupun gratifikasi, melainkan murni pinjaman serta bantuan sosial yang dilakukan atas dasar kemanusiaan. (met/JM)

Berita Terkait

PT Feni Halmahera Timur: Penyusunan Dokumen AMDAL Sesuai Ketentuan
Hadiri Seminar Nasional Koperasi Merah Putih, Menko Pangan Tekankan Pentingnya Sinergi Pusat dan Daerah
Dana Demplot Cair, TEKAD Halbar Pastikan Tepat Guna dan Bermanfaat
Dari Cangkul dan Palu, Ko Lao Wujudkan Mimpi Anak-Anaknya Menjadi Abdi Negara
Industri Nikel Obi di Era ESG: Antara Risiko, Tata Kelola dan Perbaikan
Industri Nikel Obi di Era ESG: Antara Risiko, Tata Kelola dan Perbaikan
Putra-Putri Pulau Obi Jadi Tuan Rumah di Industri Nikel
Sinergi Hakim dan IPASPI Kunci Utama Perayaan HUT ke-73 IKAHI di Maluku Utara
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

PT Feni Halmahera Timur: Penyusunan Dokumen AMDAL Sesuai Ketentuan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Hadiri Seminar Nasional Koperasi Merah Putih, Menko Pangan Tekankan Pentingnya Sinergi Pusat dan Daerah

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:18 WIB

Dana Demplot Cair, TEKAD Halbar Pastikan Tepat Guna dan Bermanfaat

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:05 WIB

Dari Cangkul dan Palu, Ko Lao Wujudkan Mimpi Anak-Anaknya Menjadi Abdi Negara

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:45 WIB

Industri Nikel Obi di Era ESG: Antara Risiko, Tata Kelola dan Perbaikan

Berita Terbaru