Pemkab Halbar Diminta Jaga Konsistensi RPJMD dan Perencanaan Tahunan RKPD

- Jurnalis

Minggu, 2 November 2025 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor DPRD Halmahera Barat, Maluku Utara

Kantor DPRD Halmahera Barat, Maluku Utara

JAILOLO, (JaringanMalut.id) – Untuk memperkuat keberlanjutan capaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Halmahera Barat 2025-2029, pemerintah daerah diminta menjaga konsistensi antara hasil RPJMD dan perencanaan tahunan (RKPD).

Hal ini dimaksudkan agar RPJMD yang sudah disahkan menjadi peraturan daerah (perda) itu, diwujudkan melalui program nyata masing-masing perangkat daerah.

“Kami merekomendasikan ke pemerintah daerah agar mengoptimalkan sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan kebijakan, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas data kinerja,”ujar Anggota DPRD Halbar, Edy Yau, saat membacakan laporan paripurna pengambilan keputusan atas RPJMD, Jumat (31/10/2025)

Baca Juga :  Diduga Aniaya Petugas SPBU Codo, Dua Pria Dilaporkan ke Polres Ternate

Dari langkah-langkah tersebut, RPJMD Halmahera Barat 2025–2029 diyakini menjadi dokumen strategis yang tidak hanya memenuhi standar regulatif, tetapi juga menjadi instrumen nyata bagi percepatan pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Keterpaduan antara visi daerah dan arah kebijakan nasional menunjukkan Halmahera Barat telah memiliki kemampuan managerial dan kelembagaan yang matang dalam melaksanakan pembangunan lintas sektor secara terpadu.

“Dengan begitu, DPRD menilai keberhasilan ini merupakan wujud konkret penerapan prinsip sinkronisasi dan harmonisasi perencanaan pembangunan sebagaimana diatur dalam Inmendagri Nomor 2 Tahun 2025.

Baca Juga :  13 Speedboat Hadang KM Express Cantika 08 di Laut Pelabuhan Jailolo

Dokumen RPJMD ini, bukan hanya simbol kepatuhan administratif, tetapi juga refleksi dari kemauan politik daerah untuk menegakkan tata kelola pembangunan yang visioner dan berorientasi hasil,”ujarnya

Karena itu, kedepan pemerintah daerah harus melakukan penguatan multi stakeholder partnership di setiap tahapan implementasi, pengintegrasian mekanisme pengawasan kinerja publik yang partisipatif dan peningkatan kapasitas kelembagaan dalam manajemen pembangunan berbasis data dan hasil.

Selain itu, keberlanjutan dan transisi kepemimpinan RPJMD 2025–2029 telah dirancang dengan visi yang jauh ke depan. (met/JM)

Berita Terkait

Tahun Ini BPN Halbar Target Tuntaskan 3500 Sertifikasi Tanah
Komisi I DPRD Halbar Sambut Baik Wacana PPPK Penuh Waktu Diangkat jadi PNS
Produksi Beras Taboso Tembus 4,5 Ton, Fasilitator Dorong Hilirisasi dan Panen Bertahap
Ajakan Raffi Wadja Berkelahi dengan Arianto Bobangu, Munculkan Ketersinggungan Masyarakat Tabaru
Akademisi UMMU Tanggapi Sikap IDI Malut, Nofrizal: Persoalan Itu Harus Dibaca Proporsional
DPRD Halbar Rekomendasikan Copot Direktur RSUD, Minta BPK Audit Pengelolaan BLUD
Pelabuhan Jailolo Bakal Miliki Terminal Penumpang Representatif, Rosihan: Dirancang Jadi yang Terbaik di Malut
Panen Perdana Cabai Keriting, Ketua TP-PKK Halbar: Program TEKAD Dorong Peningkatan Ekonomi Keluarga
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:45 WIB

Tahun Ini BPN Halbar Target Tuntaskan 3500 Sertifikasi Tanah

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:38 WIB

Komisi I DPRD Halbar Sambut Baik Wacana PPPK Penuh Waktu Diangkat jadi PNS

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:08 WIB

Produksi Beras Taboso Tembus 4,5 Ton, Fasilitator Dorong Hilirisasi dan Panen Bertahap

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:38 WIB

Ajakan Raffi Wadja Berkelahi dengan Arianto Bobangu, Munculkan Ketersinggungan Masyarakat Tabaru

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:37 WIB

Akademisi UMMU Tanggapi Sikap IDI Malut, Nofrizal: Persoalan Itu Harus Dibaca Proporsional

Berita Terbaru