Produksi Beras Taboso Tembus 4,5 Ton, Fasilitator Dorong Hilirisasi dan Panen Bertahap

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Koordinasi Program TEKAD Halmahera Barat

Rapat Koordinasi Program TEKAD Halmahera Barat

HALBAR – Produksi beras kelompok binaan Program TEKAD di Desa Taboso Kecamatan Jailolo, Halmahera Barat, tembus 4,5 ton. Capaian ini melampaui kebutuhan rata-rata masyarakat 4 ton per bulan.

Ini menjadi pijakan desa membangun ketahanan pangan lokal lewat hilirisasi nilai tambah dan pola panen bertahap sebagai strategi mencapai surplus berkelanjutan. Hal ini terungkap dalam Rakor Program TEKAD Halmahera Barat di Rumkop Cafe, Rabu (04/06/2026)

Fasilitator TEKAD Kecamatan Jailolo, Farjihan A. M Ngofangare, memaparkan rincian produksi yang membawa Taboso melewati fase defisit. “Demplot TEKAD hasilkan 2 ton, replikasi 8 petani hasilkan 2,5 ton. Karena masa tanam berdekatan, total 4,5 ton melampaui kebutuhan bulanan warga rata-rata 4 ton,” ujarnya.

Farjihan menekankan, perlu alokasi hasil sebagai _showcase_ untuk mengurus izin edar dan sertifikasi mutu produk beras Taboso.

Baca Juga :  Resmi Pimpin POBSI Halbar, Rustam Tekankan Pentingnya Kolaborasi

“Kita alokasikan sebagai showcase untuk mengurus PIRT dan merek. Ini bentuk hilirisasi dan strategi harga untuk membangun daya saing pasar,” tegasnya.

Sementara Fasilitator Kabupaten (Faskab) TEKAD Halbar, Anton Ilyas menambahkan, ke depan perlu pola tanam serempak dengan target 4 kali panen setahun. “Jika konsisten 4,5 ton, produksi bisa 18 ton. Pola ini tentu harus dikawal bersama PPL dan BUMDES agar jadwal tanam tepat waktu,” paparnya.

Sebagai langkah strategis, lanjut Anton, diharapkan kepada Pemerintah Daerah Halmahera Barat dan Provinsi Maluku Utara untuk memfasilitasi saluran serapan pasar dan rantai distribusi yang pasti.

Baca Juga :  Longsor Kembali Terjadi, Dua Rumah Warga di Kelurahan Maliaro Rusak

“Di Halbar, khususnya desa binaan TEKAD, ada Taboso, Hoku-Hoku Kie, hingga Golago Kusuma sedang bergeliat di padi sawah. Produksinya naik, tetapi jika tidak dibarengi jaminan pasar, petani bisa trauma harga. Kita semua tentu tidak berharap hulunya (petani) patah semangat,” pungkas Faskab yang membidangi Tata Kelola Kelembagaan TEKAD Halbar ini.

Merespons tantangan di Taboso, Koordinator TEKAD Kabupaten Halmahera Barat, Amin Raden, S. Sos menegaskan arah program ke depan. “PR kita sekarang bukan lagi sekadar panen, tetapi pola panennya harus diatur berulang. Untuk menjawab defisit di tingkat desa sudah oke, tetapi kita harus memiliki peta jalan menuju kemandirian,” tegasnya. (red)

 

Berita Terkait

Raih Predikat Pengelolaan TKD Terbaik, Chuzaemah Apresiasi Kinerja Jajaran BKAD
Camat Loloda Tengah Jalankan Program ‘Menyapa Desa’, Perkuat Sinergi Wujudkan Visi Pembangunan Halbar
Tahun Ini BPN Halbar Target Tuntaskan 3500 Sertifikasi Tanah
Komisi I DPRD Halbar Sambut Baik Wacana PPPK Penuh Waktu Diangkat jadi PNS
Ajakan Raffi Wadja Berkelahi dengan Arianto Bobangu, Munculkan Ketersinggungan Masyarakat Tabaru
Akademisi UMMU Tanggapi Sikap IDI Malut, Nofrizal: Persoalan Itu Harus Dibaca Proporsional
DPRD Halbar Rekomendasikan Copot Direktur RSUD, Minta BPK Audit Pengelolaan BLUD
Pelabuhan Jailolo Bakal Miliki Terminal Penumpang Representatif, Rosihan: Dirancang Jadi yang Terbaik di Malut
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:15 WIB

Raih Predikat Pengelolaan TKD Terbaik, Chuzaemah Apresiasi Kinerja Jajaran BKAD

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:44 WIB

Camat Loloda Tengah Jalankan Program ‘Menyapa Desa’, Perkuat Sinergi Wujudkan Visi Pembangunan Halbar

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:45 WIB

Tahun Ini BPN Halbar Target Tuntaskan 3500 Sertifikasi Tanah

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:38 WIB

Komisi I DPRD Halbar Sambut Baik Wacana PPPK Penuh Waktu Diangkat jadi PNS

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:08 WIB

Produksi Beras Taboso Tembus 4,5 Ton, Fasilitator Dorong Hilirisasi dan Panen Bertahap

Berita Terbaru

CHRISTIAN Uang (Mahasiswa Prog Studi Ilmu Komunikasi)

Opini

Dilema Etika AI dalam Penelitian

Selasa, 7 Jul 2026 - 19:55 WIB