JAILOLO, (JaringanMalut.id) – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Jailolo, menunda keberangkatan Speedboat dari Pelabuhan Jailolo menuju Ternate, Senin (10/11/2025)
Ini dilakukan karena berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maluku Utara, perairan Jailolo dan sebagian wilayah di Halmahera Barat harus diwaspadai akibat potensi curah hujan lebat disertai angin kencang
“Atas dasar itulah, kami selaku pengawas pelabuhan menunda keberangkatan Speedboat untuk sementara waktu,”ungkap Kepala KUPP Jailolo, Rosihan Gamtjim
Sistem yang diberlakukan ditengah cuaca ekstrem saat ini adalah, sistem buka tutup. Artinya, jika cuaca memungkinkan, kami akan keluarkan izin untuk berlayar. Begitupun sebaliknya.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Apalagi, perairan Jailolo-Ternate yang sudah banyak memakan korban.
“Karena itu, kepada nahkoda maupun ABK Speedboat dan kapal yang berangkat dari Pelabuhan Jailolo, Matui, Bataka, Kedi, Pelabuhan Penyeberangan Sidangoli dan Pelabuhan Payo, agar tetap patuh pada sistem yang diberlakukan.
Kami tetap awasi dan mengecek ketersediaan alat keselamatan penumpang, jika armada tersebut diizinkan berlayar,”tegasnya
Selain nahkoda dan ABK, para calon penumpang juga diminta tidak memaksakan kehendak untuk berlayar, jika kondisi laut tidak memungkinkan. “Kami berharap langkah yang diambil ini menjadi ikhtiar untuk keselamatan kita bersama,”harapnya. (met/JM)















