TERNATE — Dua peristiwa kebakaran terjadi di Kota Ternate, Senin, 20 April 2026. Masing-masing di Kelurahan Akehuda dan Kalumata. Kedua kejadian diduga dipicu gangguan aliran listrik.
Kebakaran pertama terjadi di Kelurahan Akehuda, tepatnya RT 06/RW 03, Kecamatan Ternate Utara, sekira pukul 07.10 WIT. Rumah milik Rohana A. Sangadji, ludes terbakar.
Menurut Komandan Regu 4 Pemadam Kebakaran Kota Ternate, Muhammad Jabir, pihaknya menerima laporan dari warga dan segera menuju lokasi.
“Tidak berselang lama, sekitar 10 menit setelah laporan diterima, tim Damkar sudah tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman,” ujarnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun satu unit rumah hangus terbakar. Kerugian materil masih dalam tahap penyelidikan pihak kepolisian.
Sementara kebakaran kedua terjadi di Kelurahan Kalumata, RT 016/RW 06, Kecamatan Ternate Selatan, dan mengakibatkan satu korban jiwa.
Peristiwa terjadi sekira pukul 09.40 WIT. Seorang nenek bernama Rafiatun Abdia Drakel sedang duduk di teras rumah, sementara cucunya, korban Azzam S Samad (14), berada di dalam kamar untuk mengganti pakaian sebelum berangkat mengikuti ujian sekolah.
Tak lama kemudian, saksi mendengar teriakan dari dalam kamar. Saat diperiksa, terlihat asap tebal disertai api dari dalam kamar dengan kondisi pintu terkunci dan korban masih berada di dalam.
Upaya penyelamatan sempat dilakukan warga dengan memecahkan jendela kamar, namun gagal karena jendela dilengkapi teralis besi dan api terus membesar. Warga kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Pada pukul 10.15 WIT, dua unit mobil Damkar tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Kapolsek Ternate Selatan, Fatmawati Sukur, bersama personel tiba pukul 10.23 WIT dan langsung mengamankan tempat kejadian perkara.
Api berhasil dipadamkan sekira pukul 10.32 WIT. Hanya saja, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam kamar. Jenazah kemudian dievakuasi ke rumah sakit oleh petugas Damkar.
Korban diketahui merupakan seorang anak yatim piatu yang tinggal bersama neneknya.
Ahmad, Komandan regu Damkar yang menangani kejadian tersebut menyebutkan, proses evakuasi terkendala akibat api yang cepat membesar serta akses yang terbatas.
Selain menimbulkan korban jiwa, kebakaran di Kalumata juga mengakibatkan kerugian materil yang ditaksir mencapai Rp100 juta.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ternate, Naim Safar, mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah.
“Kami mengingatkan warga agar rutin memeriksa instalasi listrik untuk mencegah kebakaran,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi duka mendalam bagi warga sekaligus peringatan penting akan bahaya kebakaran akibat gangguan listrik. (dm/red)


















