HALBAR – Bupati Halmahera Barat, Maluku Utara, James Uang, meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola pendapatan bekerja ekstra memaksimalkan sumber pendapatan di tahun 2026.
Ini dilakukan karena tahun anggaran 2026, dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat dipangkas Rp 200 miliar lebih. Dalam situasi ini, OPD pengelola pendapatan harus menjadi solusi untuk memaksimalkan seluruh potensi pendapatan
“Seluruh sumber pendapatan harus digarap maksimal. Paling tidak bisa menutupi anggaran kita yang dipangkas pemerintah pusat,”tegas Bupati dalam rapat bersama pimpinan OPD, Selasa (09/12/2025)
Selain memaksimalkan sumber pendapatan, orang nomor satu di Pemkab Halbar ini juga meminta seluruh pimpinan OPD segera menyiapkan administrasi pertanggung jawaban pengelolaan keuangan 2025, sebelum pemeriksaan BPK Januari 2026 mendatang
“Ini sebagai bentuk antisipasi karena pemeriksaan pendahuluan BPK atas pengelolaan keuangan 2025 akan dilaksanakan Januari 2026. Karena itu, seluruh administrasi pelaporannya harus diselesaikan,” tandasnya
Sementara poin lain yang juga dibahas dalam forum bersama pimpinan OPD ini kaitannya dengan inflasi jelang natal dan tahun baru.
“Saya minta Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Halmahera Barat, segera turun mengecek dan memastikan ketersediaan sembako dan harga di pasaran. Pastikan barangnya tersedia dan tidak ada permainan harga,”tegasnya. (met/JM)


















