DRPD Halbar Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ APBD 2025

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 05:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Menyerahkan Dokumen LKPJ APBD 2025 Dalam Rapat Paripurna

Wakil Bupati Menyerahkan Dokumen LKPJ APBD 2025 Dalam Rapat Paripurna

HALBAR – Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat secara resmi menyampaikan gambaran kinerja keuangan daerah tahun anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD, Selasa (07/04/2026).

Dalam paripurna tersebut, pemerintah menekankan komitmen pelayanan publik meski dihadapkan pada tantangan fiskal yang tidak ringan.
Capaian Pendapatan dan Ketergantungan Pusat

Wakil Bupati Halmahera Barat Djufri Muhamad dalam pidatonya menyampaikan Pada tahun anggaran 2025, realisasi pendapatan daerah tercatat sebesar 1,05 triliun atau mencapai 87,82% dari target yang ditetapkan sebesar Rp1,19 triliun. Meskipun secara nominal mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, angka ini dinilai sebagai hasil kerja keras kolektif. Namun, data menunjukkan ketergantungan fiskal terhadap pemerintah pusat masih sangat tinggi.

Sektor Pendapatan Transfer mendominasi dengan kontribusi sebesar Rp1 triliun (91%),
sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru terealisasi sebesar Rp40,6 miliar atau 62,62%
dari target.

“Fakta ini menunjukkan kontribusi PAD kita masih sekitar 5,4 persen dari total pendapatan. Ini kondisi yang harus kita jawab dengan kerja nyata dan inovasi,” ungkap Djufri pada pidato resmi pemerintah dalam sidang paripurna tersebut.

Baca Juga :  Jawab Tantangan Industri Global, Harita Nickel Gelar Pelatihan Bahasa Mandarin

Ia juga menambahkan Surplus Anggaran dan Efisiensi Belanja Dari sisi pengeluaran, Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat berhasil melakukan pengelolaan yang terukur.

Realisasi belanja daerah tercatat sebesar Rp1,01 triliun (86,20%) dari pagu Rp1,17 triliun. Belanja tersebut masih didominasi oleh belanja operasi guna menjaga keberlangsungan pelayanan publik kepada masyarakat.

Politikus Partai Nasdem ini juga menyebutkan, efisiensi ini menghasilkan surplus anggaran sebesar Rp35,9 miliar. Meski terdapat dinamika pada pembiayaan netto yang tercatat minus Rp30,5 miliar, kas daerah tetap terjaga stabil dengan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp5,37 miliar.
Indikator Sosial: Kemiskinan Turun, Pengangguran Naik

Selain angka keuangan, naskah pidato tersebut memaparkan sejumlah capaian indikator pembangunan manusia:
● Indeks Pembangunan Manusia (IPM): Meningkat menjadi 69,75.● Tingkat Kemiskinan: Menurun menjadi 7,9 persen.
● Gini Ratio: 0,232 (menunjukkan pemertaan yang baik).

Baca Juga :  RDP Dengan Pemilik Pangkalan, DPRD Sesali Ketidakhadiran Kadis Perindagkop

Kendati demikian, pemerintah secara terbuka mengakui adanya rapor merah pada sektor ekonomi. Pertumbuhan ekonomi tercatat baru mencapai 3,91% (di bawah target) dan tingkat
pengangguran mengalami kenaikan menjadi 4,06%.

Komitmen Pelayanan dan Pengorbanan Menutup laporan tersebut, Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat menegaskan bahwa setiap angka yang tercatat adalah bagian dari pengorbanan dan ikhtiar dalam membangun daerah.

Pemerintah mengharapkan rekomendasi dari DPRD sebagai mitra strategis untuk menajamkan
kebijakan yang lebih menyentuh kebutuhan rakyat di masa depan.
“Ini adalah sinyal bahwa kerja kita belum selesai. Masih ada ruang besar yang harus kita isi dengan kebijakan yang lebih tajam,” tutup Djufri dalam laporan tersebut. (red)

Berita Terkait

Tunggu Izin Eksplorasi Dinas ESDM Malut, Potensi Tanah Putih Domato Siap Digarap
APBD-P 2026 Ditetapkan Rp856 Miliar Lebih, Bupati Arahkan Kebijakan Perkuat Pelayanan Dasar
Pastikan Lokus Pembangunan KNMP tak Bermasalah, Bupati James dan Tim KKP Turun Lapangan
Sinergi Bapenda Malut–Geodipa Energy: Pajak Daerah Lebih Akurat, PAD Makin Optimal
November, Penataan Kawasan Festival Teluk Jailolo Ditenderkan
Pemkab Halbar Hibahkan Dua Aset Pelabuhan ke KUPP Jailolo
Tindak Lanjut Program Pusat, Bupati James Serahkan Bantuan Bibit Jagung kepada Kelompok Tani
Pemkab Halbar Rancang Kawasan Ekonomi Terintegrasi “Jailolo Front”, Survei dan Sikronisasi Mulai Dilakukan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 12:56 WIB

Tunggu Izin Eksplorasi Dinas ESDM Malut, Potensi Tanah Putih Domato Siap Digarap

Jumat, 25 September 2026 - 18:56 WIB

APBD-P 2026 Ditetapkan Rp856 Miliar Lebih, Bupati Arahkan Kebijakan Perkuat Pelayanan Dasar

Kamis, 24 September 2026 - 22:30 WIB

Pastikan Lokus Pembangunan KNMP tak Bermasalah, Bupati James dan Tim KKP Turun Lapangan

Rabu, 16 September 2026 - 16:06 WIB

November, Penataan Kawasan Festival Teluk Jailolo Ditenderkan

Rabu, 16 September 2026 - 15:05 WIB

Pemkab Halbar Hibahkan Dua Aset Pelabuhan ke KUPP Jailolo

Berita Terbaru