DPRD Halbar Soroti Keterlambatan Pembayaran THR ASN

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Halbar, Dasril Hi Usman

Anggota DPRD Halbar, Dasril Hi Usman

HALBAR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, menyoroti keterlambatan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2026.

Anggota Komisi II DPRD, Dasril Hi Usman, menilai kondisi ini mencerminkan lemahnya perencanaan dan pengelolaan keuangan daerah yang seharusnya dilakukan secara disiplin dan terukur sejak awal tahun anggaran.

“Dalam tata kelola keuangan daerah, pemerintah memiliki kewajiban untuk memastikan ketersediaan kas guna memenuhi belanja rutin, termasuk pembayaran hak-hak pegawai seperti THR,”ungkapnya

Baca Juga :  Nurlaela Syarif Terima Keluhan Warga Tidak Berfungsinya Lampu Jalan di Kota Ternate

Menurutnya, dana transfer dari pemerintah pusat yang masuk ke daerah cenderung langsung terserap tanpa perencanaan kas yang matang.

Selain itu, pola belanja tidak terkontrol, sehingga menyebabkan daerah kehilangan kemampuan untuk melakukan pencadangan anggaran (saving) yang seharusnya menjadi langkah antisipatif terhadap kebutuhan periodik seperti THR.

Keterlambatan pembayaran menciptakan beban tambahan bagi para penerima, sekaligus mencerminkan rendahnya sensitivitas kebijakan terhadap kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Tiga Dekade Menambang, NHM Buktikan Komitmennya Lestarikan Hutan Halmahera

Olehnya itu, sambung Dasril, pemerintah daerah perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen keuangan, khususnya dalam hal perencanaan kas dan disiplin anggaran.

Selain itu, diperlukan komitmen untuk tidak lagi menghabiskan anggaran secara serampangan, melainkan memastikan adanya cadangan kas yang memadai untuk memenuhi kewajiban rutin.

“Kedepan, transparansi dan akuntabilitas harus menjadi prioritas utama. Publik berhak mengetahui bagaimana anggaran dikelola, dan pemerintah berkewajiban memastikan setiap rupiah digunakan secara efektif dan bertanggung jawab,” pungkaanya. (red)

Berita Terkait

DPRD, Bupati dan Apdesi Cari Solusi Keterlambatan Pembayaran Siltap Pemerintah Desa
DRPD Halbar Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ APBD 2025
Kebakaran di Santiong, Hanguskan Satu Dapur Rumah Warga
Fraksi Partai Demokrat DPRD Halbar Konsisten Bentuk Pansus RSUD
Dasril: Tak Ada Toleransi untuk Ajakan Kekerasan Oknum DPRD Malut
Banmus DPRD Halbar Gelar Rapat Pembahasan Paripurna Pansus BLUD RSUD
Maraknya Peristiwa Kebakaran, Kadis Damkar Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Wabup Lantik 4 Pejabat, Chuzaemah Jabat Kepala BKAD Halbar
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 10:18 WIB

DPRD Halbar Soroti Keterlambatan Pembayaran THR ASN

Rabu, 8 April 2026 - 06:21 WIB

DPRD, Bupati dan Apdesi Cari Solusi Keterlambatan Pembayaran Siltap Pemerintah Desa

Rabu, 8 April 2026 - 05:50 WIB

DRPD Halbar Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ APBD 2025

Selasa, 7 April 2026 - 22:24 WIB

Kebakaran di Santiong, Hanguskan Satu Dapur Rumah Warga

Selasa, 7 April 2026 - 18:48 WIB

Dasril: Tak Ada Toleransi untuk Ajakan Kekerasan Oknum DPRD Malut

Berita Terbaru

Anggota DPRD Halbar, Dasril Hi Usman

Daerah

DPRD Halbar Soroti Keterlambatan Pembayaran THR ASN

Kamis, 9 Apr 2026 - 10:18 WIB

Wakil Bupati Menyerahkan Dokumen LKPJ APBD 2025 Dalam Rapat Paripurna

Daerah

DRPD Halbar Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ APBD 2025

Rabu, 8 Apr 2026 - 05:50 WIB

Rumah Yang Terbakar di Kelurahan Santiong

Daerah

Kebakaran di Santiong, Hanguskan Satu Dapur Rumah Warga

Selasa, 7 Apr 2026 - 22:24 WIB

Ketua DPRD Halmahera Barat, Ibnu Saud Kadim

Budaya

Ketua DPRD Halbar Imbau Warga Jaga Kedamaian Antar Sesama

Selasa, 7 Apr 2026 - 19:20 WIB