HALBAR – Pasca dilantik dan diambil sumpah jabatan oleh Bupati Halmahera Barat, James Uang, Camat Loloda Tengah, Suparto Lansib, menunjukkan komitmennya membangun Kecamatan Loloda Tengah melalui berbagai agenda pelayanan dan pembinaan masyarakat.
Langkah awal yang dilakukan adalah menggelar pertemuan perdana pada 3 Juli 2026 bersama seluruh kepala desa, Ketua dan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta unsur masyarakat se-Kecamatan Loloda Tengah.
Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat koordinasi dan menyatukan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, dan pembangunan di wilayah Kecamatan Loloda Tengah.
Selanjutnya, pada Minggu, 12 Juli 2026, Camat Suparto Lansib menghadiri sekaligus menutup Open Turnamen Sepak Bola Eklesia Cup II di Desa Gamkahe.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada panitia, peserta, dan masyarakat yang telah menyukseskan turnamen sebagai wadah mempererat persaudaraan, menjunjung tinggi sportivitas, serta memperkuat persatuan di tengah masyarakat.
Tak hanya itu, pada Senin, 13 Juli 2026, Camat Loloda Tengah memulai program “Camat Menyapa Desa”. Sebuah agenda kerja yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan dengan mengunjungi seluruh desa di wilayah Kecamatan Loloda Tengah.
Kunjungan perdana diawali di Desa Baja, Jangailulu, Pumadada, Gamkahe, Bilote, Tosomolo, Jano, Aruku, Bakun Pantai, dan Barataku.
Di setiap desa, Camat berdialog langsung dengan pemerintah desa, BPD, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta masyarakat untuk menyerap aspirasi, mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi warga, sekaligus memastikan pelayanan pemerintahan berjalan dengan baik.
Program tersebut bukan tanpa tantangan. Kondisi geografis Kecamatan Loloda Tengah mengharuskan perjalanan dilakukan melalui jalur laut yang sering dihadapkan dengan cuaca ekstrem dan gelombang tinggi.
Sementara itu, akses jalan darat di beberapa desa masih belum sepenuhnya dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, sehingga membutuhkan ketahanan fisik, keberanian, dan semangat pengabdian yang tinggi.
Kondisi tersebut tidak menyurutkan langkah Camat Suparto Lansib untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Menurutnya, keterbatasan akses tidak harus menjadi alasan bagi pemerintah untuk mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat, mendengar secara langsung setiap aspirasi, melihat kondisi riil di lapangan, dan bersama-sama mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi desa.
Itulah semangat pelayanan yang ingin kami bangun di Kecamatan Loloda Tengah,” ujar Suparto Lansib.
Pengalaman Suparto Lansib sebagai mantan Kepala Bidang Budidaya Dinas Perikanan Kabupaten Halmahera Barat dinilai menjadi bekal penting dalam memahami karakter wilayah pesisir dan kepulauan.
Pengalaman tersebut turut membentuk kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat serta siap menghadapi tantangan medan yang berat.
Program “Camat Menyapa Desa” diharapkan menjadi ruang komunikasi yang efektif antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat, sehingga setiap aspirasi dapat ditindaklanjuti secara cepat dan pembangunan berjalan lebih merata sesuai kebutuhan masyarakat.
Dengan semangat kerja cepat, kerja nyata, dan pelayanan yang humanis, Camat Loloda Tengah menegaskan komitmennya untuk terus hadir di setiap desa, memperkuat sinergi bersama masyarakat, serta mendukung terwujudnya visi pembangunan Kabupaten Halmahera Barat yang maju, sejahtera, dan berdaya saing. (red)














