Dari Cangkul dan Palu, Ko Lao Wujudkan Mimpi Anak-Anaknya Menjadi Abdi Negara

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pose Bersama Salman Muchsin (Ko Lao) dan Keluarga Kecilnya

Pose Bersama Salman Muchsin (Ko Lao) dan Keluarga Kecilnya

HALBAR – Di balik tangan yang kasar karena mencangkul di kebun dan bekerja sebagai tukang bangunan, tersimpan tekad besar seorang ayah untuk mengubah masa depan anak-anaknya.

Dialah Salman Muchsin, yang akrab disapa Ko Lao, warga Desa Gamkonora, Kecamatan Ibu Selatan, Kabupaten Halmahera Barat.

Bersama istrinya, Rakiba Lejang (Almarhumah), Ko Lao membesarkan empat buah hatinya dengan penuh kesederhanaan. Meski penghasilannya tak menentu, ia tak pernah menyerah demi pendidikan anak-anaknya. Baginya, pendidikan adalah jalan terbaik untuk mengubah nasib keluarga.

Perjuangan panjang itu akhirnya membuahkan hasil. Anak pertama, Brigpol Fauzi Muchsin, kini mengabdi sebagai anggota Polri. Anak kedua, Rahayu Muchsin, S.Pd, menjadi guru. Anak ketiga, Lutiana Muchsin, A.Md.Keb, mengabdikan diri sebagai tenaga bidan.

Baca Juga :  Obi Fishing Tournament 2025: Tangkapan Ikan Melimpah, Produktivitas Perairan Kawasi Terjaga

Sementara anak bungsunya, Angga Muchsin, saat ini sedang menjalani pendidikan Tamtama TNI Angkatan Darat (TNI AD) di Ambon.
Dengan suara yang penuh haru, Ko Lao mengenang perjuangannya selama membesarkan anak-anaknya.

“Saya akan tetap berjuang untuk mereka. Pekerjaan apa saja saya lakukan, yang penting halal. Semua itu saya lakukan demi masa depan anak-anak. Apa pun yang terjadi, saya tidak akan menyerah. Mudah-mudahan kisah kami bisa menjadi motivasi bagi orang tua yang lain agar tetap semangat menyekolahkan anak-anaknya,” ujar Ko Lao.

Kebahagiaan itu terasa semakin lengkap ketika melihat anak-anaknya satu per satu berhasil meraih cita-cita. Di tengah keterbatasan ekonomi, keluarga ini membuktikan bahwa kerja keras, doa, dan pengorbanan orang tua tidak akan sia-sia.

Baca Juga :  Pimpin DPD PAN Halbar, Dasril: Fokus Konsolidasi dan Penguatan Struktur Partai

Kini, meski sang istri telah berpulang pada tahun 2022, Ko Lao tetap melanjutkan perjuangannya. Ia mengaku bangga melihat anak-anaknya memiliki masa depan yang cerah dan mampu mengabdi kepada masyarakat serta negara.

Kisah keluarga sederhana dari Desa Gamkonora Halmahera Barat ini menjadi pengingat bahwa kesuksesan bukan hanya milik mereka yang hidup berkecukupan. Dengan tekad, keikhlasan, dan usaha yang halal, mimpi sebesar apa pun dapat diwujudkan.

Perjuangan Ko Lao menjadi bukti nyata bahwa kasih sayang dan pengorbanan orangtua adalah fondasi utama bagi masa depan anak-anak. (dm/red)

Berita Terkait

PT Feni Halmahera Timur: Penyusunan Dokumen AMDAL Sesuai Ketentuan
Hadiri Seminar Nasional Koperasi Merah Putih, Menko Pangan Tekankan Pentingnya Sinergi Pusat dan Daerah
Dana Demplot Cair, TEKAD Halbar Pastikan Tepat Guna dan Bermanfaat
Industri Nikel Obi di Era ESG: Antara Risiko, Tata Kelola dan Perbaikan
Industri Nikel Obi di Era ESG: Antara Risiko, Tata Kelola dan Perbaikan
Putra-Putri Pulau Obi Jadi Tuan Rumah di Industri Nikel
Sinergi Hakim dan IPASPI Kunci Utama Perayaan HUT ke-73 IKAHI di Maluku Utara
PW dan 5 PD se-Sumsel Dilantik, Yudhistira Ajak IWO Kontrol Lingkungan di Muba Sebagai Kawasan Tambang Minyak
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

PT Feni Halmahera Timur: Penyusunan Dokumen AMDAL Sesuai Ketentuan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Hadiri Seminar Nasional Koperasi Merah Putih, Menko Pangan Tekankan Pentingnya Sinergi Pusat dan Daerah

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:18 WIB

Dana Demplot Cair, TEKAD Halbar Pastikan Tepat Guna dan Bermanfaat

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:05 WIB

Dari Cangkul dan Palu, Ko Lao Wujudkan Mimpi Anak-Anaknya Menjadi Abdi Negara

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:45 WIB

Industri Nikel Obi di Era ESG: Antara Risiko, Tata Kelola dan Perbaikan

Berita Terbaru