HALBAR – Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, bakal mendesain Kawasan Ekonomi Terintegrasi “Jailolo Front”, yang dipusatkan di seputaran Pelabuhan Jailolo.
Pembangunan Kawasan Ekonomi Terintegrasi (KET) yang dirancang pemerintah daerah melalui Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Halmahera Barat itu, adalah bagian dari komitmen Pemerintahan JUJUR (James Uang-Djufri Muhammad) untuk menata wajah Kota Jaillolo sebagai Ibukota Kabupaten Halmahera Barat.
” Sesuai hasil koordinasi bupati dengan Kementerian Pekerjaan Umum beberapa waktu lalu, untuk penataan kawasan Festival Teluk Jailolo (FTJ) sudah masuk dalam program kerja kementerian yang akan dilaksanakan pada 2027 mendatang.
Karena itu, dengan hadirnya kawasan ekonomi terintegrasi (Jailolo Front) ini akan bersinergi langsung dengan penataan kawasan Festival Teluk Jailolo yang sudah dirancang sebelumnya,” ujar Kepala Bapperida Pemkab Halbar, Sahmi Salim, Senin (14/09/2026)
Mantan Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Pemkab Halbar ini menjelaskan, rencana pembangunan Jailolo Front sebagaimana dirancang Bapperida, meliputi beberapa area pusat perekonomian yang terintegrasi dalam satu kawasan. Yakni, area bisnis ruko/pertokoan, area hotel, area UKM, area wisata mangrove, area Pelabuhan Speed Boat, area permainan anak dan area Open Space.
” Dalam waktu dekat, kita akan melaksanakan survei pendahuluan dan sinkronisasi teknis dengan melibatkan KUPP Kelas III/Jailolo dan stakeholder terkait. Sementara dokumen masterplan rencana pembangunan ini akan disusun pada awal 2027 mendatang,” jelas Sahmi
Tahapan survei dan perencanaan ini adalah langkah awal yang akan dilakukan, sehingga skema pembiayaan program Kawasan Ekonomi Terpadu yang dirancang ditengah tekanan fiskal seperti saat ini, kedepan, selain didorong melalui stimulan APBD, juga akan dikoordinasikan ke Kementerian PU untuk dibiayai APBN dan juga ke pihak swasta dalam bentuk tawaran investasi.
” Saat ini masih dalam tahap perencanaan. Untuk pelaksanaannya akan diatur OPD teknis termasuk skema pembiayaan yang akan dikoordinasikan lebih lanjut. Harapan kami, sinergitas pembangunan dua kawasan perekonomian di Halbar ini menjadi fokus kementerian,” harap Sahmi yang juga Mantan Kabag Humas Setdakab Halbar ini (red)
















