Bupati James: Workshop BPKP Miliki Nilai Strategis Dalam Pengelolaan Keuangan

- Jurnalis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan Desa oleh BPKP

Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan Desa oleh BPKP

JAILOLO, (JaringanMalut.id) – Bupati Halmahera Barat, Maluku Utara, James Uang, mengapresiasi Badan Pengawasan dan Pembangunan (BPKP) Maluku Utara atas kolaborasi dalam pelaksanaan Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2025 di Aula Bidadari kantor bupati, Kamis (30/10/2025)

Apresiasi ini disampaikan bupati dalam sambutannya saat membuka workshop yang dihadiri para kepala desa (kades) dan camat se Kabupaten Halmahera Barat.

Orang nomor satu di Pemkab Halmahera Barat ini mengatakan, kegiatan yang diinisiasi BPKP Malut ini menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola keuangan desa yang transparan, akuntabel, berintegritas serta memiliki nilai strategis bagi peningkatan kapasitas aparatur desa dalam mengelola keuangan secara efektif dan bertanggung jawab.

Baca Juga :  Bupati James Uang Imbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem

Hal ini menjadi perhatian penting, mengingat pengelolaan keuangan desa yang ideal harus berlandaskan pada tiga pilar utama Good Governance. Yakni transparan, akuntabel, dan partisipasi masyarakat yang menjadi dasar bagi terwujudnya pembangunan desa yang efektif dan dipercaya publik

“Pengelolaan secara tansparan, artinya masyarakat harus mengetahui setiap rupiah yang dikelola. Sementara akuntabilitas adalah, memastikan setiap kebijakan dapat dipertanggungjawabkan dan poin partisipasi mencerminkan pelibatan masyarakat dalam merancang dan mengevaluasi setiap hasil pembangunan yang bersumber dari dana desa,”jelasnya

Baca Juga :  Perjuangkan Nasib 1.405 Honorer, Wabup Halbar dan Komisi I DPRD Temui Kemenpan

Ini penting dilakukan karena desa menjadi ujung tombak pembangunan daerah. Karena itu, James menekankan pentingnya memperkuat sistem pengawasan internal, efisiensi anggaran, serta peningkatan kapasitas aparatur desa agar pembangunan tidak hanya sebatas administrasi tetapi menjadi proses transformasi sosial dan ekonomi masyarakat. (met/JM)

Berita Terkait

Tahun Ini BPN Halbar Target Tuntaskan 3500 Sertifikasi Tanah
Komisi I DPRD Halbar Sambut Baik Wacana PPPK Penuh Waktu Diangkat jadi PNS
Produksi Beras Taboso Tembus 4,5 Ton, Fasilitator Dorong Hilirisasi dan Panen Bertahap
Ajakan Raffi Wadja Berkelahi dengan Arianto Bobangu, Munculkan Ketersinggungan Masyarakat Tabaru
Akademisi UMMU Tanggapi Sikap IDI Malut, Nofrizal: Persoalan Itu Harus Dibaca Proporsional
DPRD Halbar Rekomendasikan Copot Direktur RSUD, Minta BPK Audit Pengelolaan BLUD
Pelabuhan Jailolo Bakal Miliki Terminal Penumpang Representatif, Rosihan: Dirancang Jadi yang Terbaik di Malut
Panen Perdana Cabai Keriting, Ketua TP-PKK Halbar: Program TEKAD Dorong Peningkatan Ekonomi Keluarga
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:45 WIB

Tahun Ini BPN Halbar Target Tuntaskan 3500 Sertifikasi Tanah

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:38 WIB

Komisi I DPRD Halbar Sambut Baik Wacana PPPK Penuh Waktu Diangkat jadi PNS

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:08 WIB

Produksi Beras Taboso Tembus 4,5 Ton, Fasilitator Dorong Hilirisasi dan Panen Bertahap

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:38 WIB

Ajakan Raffi Wadja Berkelahi dengan Arianto Bobangu, Munculkan Ketersinggungan Masyarakat Tabaru

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:37 WIB

Akademisi UMMU Tanggapi Sikap IDI Malut, Nofrizal: Persoalan Itu Harus Dibaca Proporsional

Berita Terbaru

CHRISTIAN Uang (Mahasiswa Prog Studi Ilmu Komunikasi)

Opini

Dilema Etika AI dalam Penelitian

Selasa, 7 Jul 2026 - 19:55 WIB

Nasional

Dilema Etika AI dalam Penelitian

Selasa, 7 Jul 2026 - 19:44 WIB