Dukung Operasional Tambang Emas, PGN Siap Salurkan Gas Bumi ke NHM

- Jurnalis

Sabtu, 26 Juli 2025 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nota Kesepahaman yang Ditandatangani PT NHM dan PGN

Nota Kesepahaman yang Ditandatangani PT NHM dan PGN

TOBELO, (JaringanMalut.id) – Perusahaan Gas Negara (PGN) Subholding Gas Pertamina menjajaki kerja sama strategis dengan PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) untuk penyaluran gas bumi ke sektor pertambangan emas.

Fokus kerja sama ini ditujukan untuk mendukung operasional di Tambang Gosowong, Halmahera Utara, Maluku Utara.

Kedua perusahaan tersebut, saat ini sedang melakukan studi bersama yang mencakup aspek teknis dan komersial, termasuk kesiapan infrastruktur dan pasokan gas bumi. Studi ini akan menjadi dasar bagi penyusunan rencana kerja sama yang akan diformalkan dalam Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG).

“PGN berkomitmen menyediakan pasokan gas bumi yang paling optimal untuk mendukung efisiensi operasional NHM,”jelas Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN, Rosa Permata Sari, dalam acara penandatanganan Nota Kesepahaman beberapa waktu lalu

Baca Juga :  Kecilnya Drainase, Jalan Raya Bastiong jadi Langganan Banjir

Rosa mengatakan, inisiatif ini juga merupakan bagian dari strategi ekspansi PGN dalam mengembangkan pasar gas bumi di wilayah Indonesia Tengah dan Indonesia Timur.

Kerja sama ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan energi NHM, tetapi juga mendorong terbentuknya pasar gas bumi baru di sekitar wilayah tambang. Hal ini diharapkan mampu memperluas akses energi yang lebih terjangkau bagi masyarakat dan pelaku industri lokal.

“Pasokan gas bumi yang stabil akan mendorong pertumbuhan pasar di sekitar Gosowong dan membuka peluang bagi peningkatan permintaan domestik. Hal ini juga akan memberi dampak positif, baik secara ekonomi maupun sosial,”tambahnya.

Selain memberikan manfaat ekonomi, penggunaan gas bumi juga membawa dampak lingkungan yang lebih baik. Sebagai energi fosil terbersih dengan emisi karbon terendah, gas bumi dinilai mampu mendukung NHM dalam menciptakan operasional pertambangan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Komisi I DPRD Halbar Minta Bupati Segera Terbitkan dan Serahkan SK PPPK Paruh Waktu

Kerja sama ini kata Rosa, dijalankan dengan menjunjung tinggi prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) untuk memastikan kebermanfaatan jangka panjang bagi kedua belah pihak maupun masyarakat sekitar.

Karena itu, pihak NHM menyambut positif rencana ini dan berharap pasokan gas bumi dari PGN dapat memperkuat kinerja operasional tambang, serta mendorong peningkatan produksi secara signifikan.

“Dengan peningkatan produksi, kontribusi terhadap pemanfaatan energi domestik yang efisien dan berdaya saing pun akan semakin besar,”ujar perwakilan NHM. (red/JM)

Berita Terkait

PT Feni Halmahera Timur: Penyusunan Dokumen AMDAL Sesuai Ketentuan
Hadiri Seminar Nasional Koperasi Merah Putih, Menko Pangan Tekankan Pentingnya Sinergi Pusat dan Daerah
Dana Demplot Cair, TEKAD Halbar Pastikan Tepat Guna dan Bermanfaat
Dari Cangkul dan Palu, Ko Lao Wujudkan Mimpi Anak-Anaknya Menjadi Abdi Negara
Industri Nikel Obi di Era ESG: Antara Risiko, Tata Kelola dan Perbaikan
Industri Nikel Obi di Era ESG: Antara Risiko, Tata Kelola dan Perbaikan
Putra-Putri Pulau Obi Jadi Tuan Rumah di Industri Nikel
Sinergi Hakim dan IPASPI Kunci Utama Perayaan HUT ke-73 IKAHI di Maluku Utara
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

PT Feni Halmahera Timur: Penyusunan Dokumen AMDAL Sesuai Ketentuan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Hadiri Seminar Nasional Koperasi Merah Putih, Menko Pangan Tekankan Pentingnya Sinergi Pusat dan Daerah

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:18 WIB

Dana Demplot Cair, TEKAD Halbar Pastikan Tepat Guna dan Bermanfaat

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:05 WIB

Dari Cangkul dan Palu, Ko Lao Wujudkan Mimpi Anak-Anaknya Menjadi Abdi Negara

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:45 WIB

Industri Nikel Obi di Era ESG: Antara Risiko, Tata Kelola dan Perbaikan

Berita Terbaru