RDP Dengan Pemilik Pangkalan, DPRD Sesali Ketidakhadiran Kadis Perindagkop

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Halmahera Barat, Joko Ahadi

Ketua Komisi II DPRD Halmahera Barat, Joko Ahadi

HALBAR – Komisi II DPRD Halmahera Barat Maluku Utara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pemilik pangkalan minyak tanah, agen dan pemerintah daerah di ruang badan anggaran DPRD, Kamis (08/05/2025)

RDP yang juga dihadiri Kapolres, AKBP Erlichson Pasaribu, SH,.S.IK itu dilakukan dalam rangka menyikapi permasalahan SK Bupati tentang penambahan pangkalan baru minyak tanah yang dikeluhkan pemilik pangkalan dan agen.

Tetapi yang disayangkan, rapat yang dinilai urgen ini tidak dihadiri Plt Kepala Dinas Perindagkop, Zefanya Murary dan Bagian Hukum.”Ini yang kami sayangkan. Padahal RDP ini kami ingin meminta klarifikasi terkait SK Bupati yang membuat resah pemilik pangkalan yang sudah ada sebelumnya,”ujar Joko Ahadi Ketua Komisi II DPRD kepada wartawan usai RDP

Selain SK Bupati, RDP ini juga untuk mencari solusi terbaik dalam penanganan dan pendistribusian minyak tanah kepada masyarakat.”Jadi ketidakhadiran Plt Kadis Perindagkop ini, kami menilai yang bersangkutan tidak kooperatif untuk menyelesaikan masalah,”ucapnya

Baca Juga :  Harita Nickel Raih Penghargaan Kontribusi Bidang Pendidikan dan Kesehatan

Harusnya, Kadis Perindagkop hadir saja dalam rapat ini untuk menjelaskan sekaligus menyampaikan klarifikasi apa adanya sesuai kemampuan yang dimiliki.”Kalau dengan jiwa raga tidak hadir, sama saja tidak menghargai lembaga DPRD. Bagi kami bupati dan perangkatnya itu adalah mitra DPRD. Makanya kita harus duduk bersama menyelesaikan masalah ini secara baik,”kata Joko

Menurut pemilik pangkalan dan agen kata Joko, mereka berkontrak terhitung satu tahun. Setelah itu baru dilakukan perbaikan SK. Tetapi yang terjadi, baru satu dua bulan SK sudah berubah dan korbannya adalah mereka pemilik pangkalan. Mulai dari pangkalannya tidak masuk dalam SK Bupati dan jumlah jatah minyak tanah yang dikurangi.

Karena itu, dalam kesimpulan rapat tadi, bahwa sekarang pansus BBM sudah terbentuk, maka hasil rapat itu akan dibawa ke rapat pansus untuk dibicarakan lebih lanjut. Karena masalah minyak tanah ini sudah terjadi berulangkali dalam setiap pendistribusian

Baca Juga :  Pemkab Halbar Kembali Usul Enam Tower Tambahan ke PT Telkomsel

Apalagi, dengan penambahan pangkalan baru itu jatah pangkalan lama dikurangi. Sementara pangkalan lama ini berkontrak dengan agen selama satu tahun. Tetapi yang terjadi, pangkalan yang termuat dalam SK Bupati itu ada pangkalan yang tidak berkontrak dengan agen. Ini yang menurut mereka terjadi kesalahan.

“Bagi kami, SK Bupati itu mau berubah satu atau dua bulan, maupun banyaknya pangkalan, itu tidak masalah. Yang jadi soal itu masyarakat tidak terlayani. Semakin banyak pangkalan, makin memudahkan masyarakat mendapatkan minyak tanah. Tetapi yang terjadi justru lain. Makin banyak pangkalan, minyak tanah sulit didapat. (met/JM)

Berita Terkait

Komisi I DPRD Halbar Sambut Baik Wacana PPPK Penuh Waktu Diangkat jadi PNS
Produksi Beras Taboso Tembus 4,5 Ton, Fasilitator Dorong Hilirisasi dan Panen Bertahap
Ajakan Raffi Wadja Berkelahi dengan Arianto Bobangu, Munculkan Ketersinggungan Masyarakat Tabaru
Akademisi UMMU Tanggapi Sikap IDI Malut, Nofrizal: Persoalan Itu Harus Dibaca Proporsional
DPRD Halbar Rekomendasikan Copot Direktur RSUD, Minta BPK Audit Pengelolaan BLUD
Pelabuhan Jailolo Bakal Miliki Terminal Penumpang Representatif, Rosihan: Dirancang Jadi yang Terbaik di Malut
Panen Perdana Cabai Keriting, Ketua TP-PKK Halbar: Program TEKAD Dorong Peningkatan Ekonomi Keluarga
Pembangunan Infrastruktur di Halbar Butuh Intervensi Pusat, Bupati James Minta Perhatian Serius DPR RI
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:38 WIB

Komisi I DPRD Halbar Sambut Baik Wacana PPPK Penuh Waktu Diangkat jadi PNS

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:08 WIB

Produksi Beras Taboso Tembus 4,5 Ton, Fasilitator Dorong Hilirisasi dan Panen Bertahap

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:38 WIB

Ajakan Raffi Wadja Berkelahi dengan Arianto Bobangu, Munculkan Ketersinggungan Masyarakat Tabaru

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:37 WIB

Akademisi UMMU Tanggapi Sikap IDI Malut, Nofrizal: Persoalan Itu Harus Dibaca Proporsional

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:31 WIB

DPRD Halbar Rekomendasikan Copot Direktur RSUD, Minta BPK Audit Pengelolaan BLUD

Berita Terbaru

Korban Yang Ditemukan Meninggal Dunia Dalam Kamar Kost

Hukum & Kriminal

Polres Ternate Tangani Penemuan Jenazah Seorang Pria di Kelurahan Maliaro

Selasa, 2 Jun 2026 - 17:16 WIB