TKD Dipangkas, Bupati Minta OPD Pengelola Pendapatan Bekerja Ekstra

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Halmahera Barat, Maluku Utara, James Uang, S.Pd,MM

Bupati Halmahera Barat, Maluku Utara, James Uang, S.Pd,MM

HALBAR – Bupati Halmahera Barat, Maluku Utara, James Uang, meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola pendapatan bekerja ekstra memaksimalkan sumber pendapatan di tahun 2026.

Ini dilakukan karena tahun anggaran 2026, dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat dipangkas Rp 200 miliar lebih. Dalam situasi ini, OPD pengelola pendapatan harus menjadi solusi untuk memaksimalkan seluruh potensi pendapatan

“Seluruh sumber pendapatan harus digarap maksimal. Paling tidak bisa menutupi anggaran kita yang dipangkas pemerintah pusat,”tegas Bupati dalam rapat bersama pimpinan OPD, Selasa (09/12/2025)

Baca Juga :  Respons Permohonan Pemkab Halbar, Bupati Apresiasi Kementerian Komdigi

Selain memaksimalkan sumber pendapatan, orang nomor satu di Pemkab Halbar ini juga meminta seluruh pimpinan OPD segera menyiapkan administrasi pertanggung jawaban pengelolaan keuangan 2025, sebelum pemeriksaan BPK Januari 2026 mendatang

“Ini sebagai bentuk antisipasi karena pemeriksaan pendahuluan BPK atas pengelolaan keuangan 2025 akan dilaksanakan Januari 2026. Karena itu, seluruh administrasi pelaporannya harus diselesaikan,” tandasnya

Baca Juga :  Jalur Kabel FO Mulai Dikerjakan, Tiga Kecamatan Bakal Nikmati Fasilitas Internet

Sementara poin lain yang juga dibahas dalam forum bersama pimpinan OPD ini kaitannya dengan inflasi jelang natal dan tahun baru.

“Saya minta Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Halmahera Barat, segera turun mengecek dan memastikan ketersediaan sembako dan harga di pasaran. Pastikan barangnya tersedia dan tidak ada permainan harga,”tegasnya. (met/JM)

Berita Terkait

Komisi I DPRD Halbar Sambut Baik Wacana PPPK Penuh Waktu Diangkat jadi PNS
Produksi Beras Taboso Tembus 4,5 Ton, Fasilitator Dorong Hilirisasi dan Panen Bertahap
Ajakan Raffi Wadja Berkelahi dengan Arianto Bobangu, Munculkan Ketersinggungan Masyarakat Tabaru
Akademisi UMMU Tanggapi Sikap IDI Malut, Nofrizal: Persoalan Itu Harus Dibaca Proporsional
DPRD Halbar Rekomendasikan Copot Direktur RSUD, Minta BPK Audit Pengelolaan BLUD
Pelabuhan Jailolo Bakal Miliki Terminal Penumpang Representatif, Rosihan: Dirancang Jadi yang Terbaik di Malut
Panen Perdana Cabai Keriting, Ketua TP-PKK Halbar: Program TEKAD Dorong Peningkatan Ekonomi Keluarga
Pembangunan Infrastruktur di Halbar Butuh Intervensi Pusat, Bupati James Minta Perhatian Serius DPR RI
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:38 WIB

Komisi I DPRD Halbar Sambut Baik Wacana PPPK Penuh Waktu Diangkat jadi PNS

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:08 WIB

Produksi Beras Taboso Tembus 4,5 Ton, Fasilitator Dorong Hilirisasi dan Panen Bertahap

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:38 WIB

Ajakan Raffi Wadja Berkelahi dengan Arianto Bobangu, Munculkan Ketersinggungan Masyarakat Tabaru

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:37 WIB

Akademisi UMMU Tanggapi Sikap IDI Malut, Nofrizal: Persoalan Itu Harus Dibaca Proporsional

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:31 WIB

DPRD Halbar Rekomendasikan Copot Direktur RSUD, Minta BPK Audit Pengelolaan BLUD

Berita Terbaru

Korban Yang Ditemukan Meninggal Dunia Dalam Kamar Kost

Hukum & Kriminal

Polres Ternate Tangani Penemuan Jenazah Seorang Pria di Kelurahan Maliaro

Selasa, 2 Jun 2026 - 17:16 WIB