DPRD Gelar Paripurna Jawaban Kepala Daerah Atas Pandangan Umum Fraksi Terhadap RPJMD

- Jurnalis

Senin, 20 Oktober 2025 - 20:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Paripurna Jawaban Kepala Daerah Yang Dilaksanakan DPRD Halbar

Paripurna Jawaban Kepala Daerah Yang Dilaksanakan DPRD Halbar

JAILOLO, (JaringanMalut.id) – DPRD Halmahera Barat, Maluku Utara, menggelar paripurna jawaban kepala daerah atas pandangan umum fraksi DPRD terhadap Ranperda RPJMD 2025-2029, Senin (20/10/2025).

Wakil Bupati, Djufri Muhamad, dalam sambutannya mengatakan, proses penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Halbar Tahun 2025–2029 masih dalam batas waktu normal, meskipun terjadi sedikit keterlambatan.

Keterlambatan tersebut bersifat krusial karena untuk memastikan sinkronisasi program daerah dengan program strategis nasional dan provinsi. Termasuk RPJMN 2025–2029, Astacita Pembangunan Nasional, dan RPJMD Provinsi Maluku Utara.

“Jadi waktu penyusunan dokumen RPJMD masih dalam kondisi normal tanpa mengabaikan peraturan perundang-undangan yang berlaku, karena kami harus memastikan sinkronisasi program Pemerintah Pusat yang tertuang dalam RPJMN dan RPJPD 2025-2045,”jelasnya

Tak hanya itu, orang nomor dua di Pemkab Halbar ini juga, memaparkan sejumlah poin utama yang menjadi fokus RPJMD 2025–2202. Yakni, pengembangan infrastruktur dan konektivitas

Baca Juga :  Terima Paskibraka Provinsi, Wabup Halbar Pesan Jaga Kedisiplinan Raih Cita-Cita

Sementara prioritas utama dalam misi ke-4 adalah pengembangan sektor transportasi (pelabuhan, terminal dan  jalan). Rencana ini akan diturunkan dalam dokumen teknis Tataran Transportasi Lokal (Tatralok) untuk mewujudkan pembangunan yang merata.

Selain itu, pariwisata dan PAD sektor pariwisata menjadi bagian penting dari misi ke-2 (Transformasi Ekonomi dan kemandirian daerah). Wabup mencontohkan potensi Rappa Pelangi yang kini berkontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), mencapai Rp500–600 juta per tahun.

Ketiga kemandirian fiskal. Pemerintah Daerah berkomitmen mendorong optimalisasi potensi daerah, termasuk pengelolaan sektor pertambangan oleh PT TUB dan pengembangan energi berbasis tenaga uap. Langkah ini diharapkan memperkuat posisi Halbar agar tidak hanya bergantung pada Dana Bagi Hasil (DBH).

Baca Juga :  Bupati James: Workshop BPKP Miliki Nilai Strategis Dalam Pengelolaan Keuangan

Kehadiran investasi memiliki dampak positif signifikan, seperti peningkatan PAD, penciptaan lapangan kerja, transfer teknologi, dan pembangunan infrastruktur pendukung.

Selain itu, fokus RPJMD pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan reformasi birokrasi. Yakni Membangun SDM Unggul, Sehat, dan Religius, diimplementasikan melalui janji kerja Halbar cerdas, Halbar Sehat dan Halbar Religius

Terkait masukan penataan Kota Jailolo, pemerintah daerah akan mengintegrasikannya dalam Rancangan Akhir RPJMD untuk diturunkan menjadi dokumen teknis seperti RDTR Kota Jailolo.

Mengakhiri sambutannya, wabup mengapresiasi apresiasi seluruh anggota DPRD atas masukan yang membangun dan berkomitmen untuk segera menyempurnakan Ranperda RPJMD ini. “Kami berharap, sinergi dan kolaborasi terus diperkuat, sehingga Peraturan Daerah tentang RPJMD segera ditetapkan tepat waktu,” pungkasnya. (met/JM)

Berita Terkait

KUPP Jailolo Perketat Pengawasan Pelabuhan, Nahkoda Speedboat Wajib Miliki SKK 60 Mil
BPBD Halbar Minta Bantuan BNPB Pusat Tangani Karhutla
Gubernur Sherly Hadirkan Kebijakan Pro-Rakyat: Bebas Denda, Bebas Progresif, Diskon PKB 10 Persen
Tunggu Izin Eksplorasi Dinas ESDM Malut, Potensi Tanah Putih Domato Siap Digarap
APBD-P 2026 Ditetapkan Rp856 Miliar Lebih, Bupati Arahkan Kebijakan Perkuat Pelayanan Dasar
Pastikan Lokus Pembangunan KNMP tak Bermasalah, Bupati James dan Tim KKP Turun Lapangan
Sinergi Bapenda Malut–Geodipa Energy: Pajak Daerah Lebih Akurat, PAD Makin Optimal
November, Penataan Kawasan Festival Teluk Jailolo Ditenderkan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:11 WIB

KUPP Jailolo Perketat Pengawasan Pelabuhan, Nahkoda Speedboat Wajib Miliki SKK 60 Mil

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:47 WIB

BPBD Halbar Minta Bantuan BNPB Pusat Tangani Karhutla

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:50 WIB

Gubernur Sherly Hadirkan Kebijakan Pro-Rakyat: Bebas Denda, Bebas Progresif, Diskon PKB 10 Persen

Sabtu, 26 September 2026 - 12:56 WIB

Tunggu Izin Eksplorasi Dinas ESDM Malut, Potensi Tanah Putih Domato Siap Digarap

Jumat, 25 September 2026 - 18:56 WIB

APBD-P 2026 Ditetapkan Rp856 Miliar Lebih, Bupati Arahkan Kebijakan Perkuat Pelayanan Dasar

Berita Terbaru

Penyerahan Insentif Imam dan Pendeta Triwulan III Tahun 2026

Religius

Pemkab Halbar Salurkan Insentif Imam Pendeta Triwulan III 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:57 WIB

Chat via WhatsApp