HALBAR – Kelompok Demplot (Demonstrasi Plot) Program TEKAD Kabupaten Halmahera Barat, menggelar panen perdana cabai keriting di Desa Guaemaadu Kecamatan Jailolo, Selasa (28/04/2026)
Kegiatan ini dihadiri Ketua Tim Penggerak (TP-PKK) Halbar, Meri Popala, Kepala Dinas Pertanian Halbar, TPK, Penyuluh dan Fasilitator Kabupaten Program TEKAD tingkat kabupaten dan desa
Ketua TP-PKK, Meri Popala, dalam sambutannya mengapresiasi program TEKAD yang telah memberikan bantuan dana kepada kelompok tani di 12 desa di Kecamatan Jailolo. Salah satunya, Desa Guaemaadu, dengan budidaya Cabai Keriting yang hari ini akan dipanen perdana.
“Harus ada kolaborasi mulai dari penyuluh, aparat TNI, Dinas Pertanian, hingga pemerintah desa, agar program yang dilaksanakan itu bisa berhasil. Jika hasilnya baik, sudah tentu kelompoknya berhasil dan ekonomi keluarga juga bisa tumbuh,” ujar Meri yang juga Anggota DPRD Malut ini
Tak hanya itu, bentuk apresiasinya, Ketua TP-PKK Halbar ini berjanji akan memberikan bantuan alat untuk keperluan dan kepentingan kelompok petani, seperti alat bajak yang merupakan kebutuhan mendasar dalam pengembangan usaha kelompok
Sementara Danramil Jailolo dalam sambutannya menegaskan, anggotanya siap berkolaborasi untuk kepetingan pangan di Halmahera Barat,
“Kami mau ada sentral pertanian terpadu seperti holtikultura, peternakan dan perikanan di lokasi ini sesuai arahan dari petinggi kami. Karena itu, kami ingin bangun kerja sama dengan kelompok petani dan lembaga yang orientasinya ke pangan,” ujarnya
Koordinator TEKAD Halmahera Barat, Amin Raden, menyampaikan, program TEKAD di Halbar telah menyentuh 9.681 kepala keluarga (KK) di 82 desa yang tersebar di 7 kecamatan.
“Halmahera Barat adalah yang terbanyak di Maluku Utara. Karena itu, kami berharap melalui program TEKAD ini kelompok penerima manfaat (KPM) di Desa Guemaadu bisa lebih maju. Ini harapan kami,” tegasnya
Hasil yang dipanen ini kata Amin, cukup baik untuk membantu permintaan pasar serta meningkatkan pendapatan kelompok.
Diketahui, lahan yang digunakan kelompok Demplot Desa Guaemaadu untuk budidaya Cabai Keriting ini seluas 1 Hektar dengan sebaran 17 ribu pohon, yang diperkirakan hasilnya mencapai 5 – 6 ton
“Semua kegiatan berjalan lancar, mulai dari awal hingga akhir panen,” ucapnya. (red)


















